Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan -Pengajian akbar bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Angkola Sangkunur yang dirangkai dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momen terbaik bagi Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, Senin (22/06/2026).
Di mana, ia mengajak masyarakat memperkuat ekonomi keluarga sekaligus memerangi praktik rentenir, kemiskinan, dan penyalahgunaan narkoba. Kegiatan yang berlangsung di Lingkungan III Baringin, Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur itu juga dihadiri Anggota DPRD Tapsel Irmansyah Siregar.
Hadir juga, Ketua TP PKK Tapsel Ny Murni Gus Irawan Pasaribu, Ketua DWP Ny Ira Sofyan Adil, Kepala Dinas Pendidikan Efridayanti Pakpahan, unsur Forkopimcam, BKMT Kabupaten dan Kecamatan, Kepala KUA kecamatan angkola sangkunur, kepala desa dan lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi Muslimat NU, Aisyiyah, serta ratusan jamaah.
Dalam sambutannya, Gus Irawan Pasaribu mengatakan, pengajian tidak hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan, tetapi juga wadah memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun kesadaran masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial maupun ekonomi.
“Pengajian seperti ini harus terus kita jaga, pelihara, dan dikembangkan. Selain memperkuat keimanan, pengajian juga menjadi sarana membangun kesadaran masyarakat dalam menghadapi tantangan kehidupan,” ujar Gus Irawan.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyoroti masih banyak masyarakat yang terbebani pinjaman berbunga tinggi. Sebagai solusi, Pemkab Tapsel bersama Bank Sumut menghadirkan Program KUR Berkah yang diperuntukkan bagi kelompok perempuan pelaku usaha mikro dengan bunga yang lebih ringan.
Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari upaya memutus ketergantungan masyarakat terhadap rentenir yang selama ini membebani ekonomi keluarga.
“Kita sedang berperang. Perang melawan rentenir melalui KUR Berkah, perang melawan kemiskinan melalui program pemberdayaan ekonomi, dan perang melawan narkoba yang mengancam masa depan generasi muda,” tegasnya.
Ia menjelaskan masyarakat yang masih memiliki pinjaman berbunga tinggi dapat mengalihkan pembiayaannya melalui KUR Berkah sehingga memperoleh skema pembiayaan yang lebih ringan dan menguntungkan.
Selain itu, Gus Irawan juga memaparkan sejumlah program yang sedang dijalankan Pemkab Tapsel pascabencana hidrometeorologi tahun 2025. Program tersebut antara lain pengembangan seribu kolam ikan, perluasan lahan jagung hingga 10 ribu hektare, serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga nol persen bagi pelaku usaha dan petani.
Menurutnya, sektor pertanian dan perikanan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Karena itu, Pemkab Tapsel menggandeng berbagai pihak guna memastikan ketersediaan bibit, pakan, akses permodalan hingga pemasaran hasil produksi.
“Tidak boleh ada lagi lahan tidur yang tidak produktif. Semua harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kita ingin Tapsel bangkit lebih cepat dan tumbuh lebih kuat,” katanya.
Gus Irawan menekankan pentingnya menjaga generasi muda dari ancaman narkoba. Menurutnya, kegiatan pengajian dan pembinaan keagamaan menjadi benteng moral yang efektif untuk membentuk karakter anak-anak agar terhindar dari pengaruh negatif.
“Kita harus menjaga anak-anak kita. Pengajian seperti ini menjadi bagian penting dalam membentengi generasi muda dari bahaya narkoba,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Bank Sumut Sipirok, Ade Irma Hakim Nasution, menjelaskan KUR Berkah merupakan program pembiayaan kelompok khusus perempuan yang ditujukan membantu pelaku usaha mikro mendapatkan akses modal dengan bunga hanya delapan persen per tahun.
Bunga ini, tergolong jauh lebih rendah dibanding pinjaman berbunga tinggi yang banyak beredar di masyarakat. Ia mengatakan petugas Bank Sumut akan turun mendatangi kelompok masyarakat untuk memberikan pelayanan dan pendampingan sehingga masyarakat tidak perlu datang ke kantor bank.
Selain KUR Berkah, Bank Sumut juga menyediakan KUR sektor pertanian dengan bunga nol persen hingga Desember 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pemulihan ekonomi Tapsel pasca bencana.
Plt. Camat Angkola Sangkunur, Rizky Gustony, mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai program yang disampaikan Bank Sumut dan UPTD Samsat demi meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Sedangkan Ketua BKMT Tapsel, Rosmayanti Ritonga, didampingi Ketua BKMT Kecamatan Angkola Sangkunur, Murni, turut mengapresiasi dukungan Pemkab terhadap berbagai kegiatan keagamaan.
“Kita doakan Bapak Bupati Gus Irawan diberikan kesehatan dan kekuatan untuk membangun Tapanuli Selatan agar pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat dari pasca bencana. Kami juga berharap dukungan seluruh TP PKK desa dan kelurahan agar kegiatan BKMT semakin eksis ke depan,” cetusnya Murni.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan UPTD Samsat Sipirok, Lisa Khairani Ritonga, mengingatkan masyarakat agar taat membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu. Ia menyebut 66 persen penerimaan pajak kendaraan bermotor kembali ke daerah sebagai sumber pendapatan pembangunan Tapsel.
Masyarakat juga berkesempatan mengikuti Program Gebyar Pajak Sumut 2026 dengan berbagai hadiah menarik, mulai dari paket umrah, mobil, emas batangan hingga hadiah lainnya.
Pengajian Akbar tersebut semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan Al Ustad Ardani Siregar. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
Menurutnya, hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik, tetapi juga perubahan pola pikir dan perilaku menuju kebaikan. Ia turut menguraikan keutamaan Bulan Muharram, termasuk puasa Asyura yang menjadi sarana penghapus dosa setahun yang lalu.
Menutup tausiyahnya, Ustad Ardani mengajak seluruh jamaah untuk terus berdoa agar Tapsel segera pulih dari dampak bencana dan mampu bangkit menjadi daerah yang maju, mandiri, serta sejahtera”. (Nurdin Nasution)


