Rimbunnews.com – Medan – Dalam rangka memperingati HUT Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era (BE) jatuh pada hari Minggu, 31 Mei 2026, Keluarga Besar MARTRISIA dan PTITD-SI 67 peduli kepada Aparatur Sipil.Negara (ASN) Kementerian Agama Budha .
Bentuk kepedulian dari MARTRISIA dan PTITD-SI 67 tersebut dengan menyalurkan sembako kepada ASN Kementerian Agama Budha berupa beras, minyak goreng, gula putih dan kecap di kantor Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara, jalan Jend. Gatot Subroto No. 261, Medan, Jumat (29/05/2026).
Penyaluran sembako tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Pembimas) Buddha pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara saat ini dijabat oleh Sukasdi, S.E., M.A.
Sukasdi menyampaikan terimakasih kepada ketua MARTRISIA Sumut, karena dalam rangka perayaan Waisak 2570 ini sangat peduli kepada ASN yang ada di kementerian agama Budha Sumut ini , kata Sukasdi.
Sukasdi juga menyampaikan semoga dalam rangka memperingati Waisak ini kita semua selalu diberkati dan maju dalam menjalankan segala usaha terlebih-lebih dalam pengembangan rumah ibadah yang kita kelola masing-masing.
Ketua MARTRISIA Komda Sumut, Budi Malem Smt menyampaikan, sembako yang disalurkan ini jangan dinilai dari besar kecilnya tapi nilailah dari bentuk kepedulian dari hari yang paling dalam, kata Budi Malem.
Lebih lanjut Budi menyampaikan, bahwa Tridharma merupakan tempat belajar toleransi dan harmonisasi serta menjaga kerukunan dan Kedamaian serta merawat etika, sila, dan budaya.
Sukasdi menghimbau, dalam momentum Waisak 2570 BE tahun 2026 menyampaikan, mari kita jaga toleransi kehidupan umat beragama , kerukunan umat beragama, jangan sampai Sumatera Utara yang kita cintai ini terpecah-pecah karena ras, golongan dan agama tertentu, itu harus kita jaga bersama, tegas Sukasdi.
Momen Waisak 2570 BE tahun 2026 katanya, mari kita tingkatkan pemahaman darma, diri dan ottappa untuk menjaga perdamaian dunia yang kita galakkan terus menerus dan semoga semua mahluk hidup berbahagia, kata Sukasdi. (Mabhirink Gutul)


