Rimbunnews.com – Medan – Dalam rangka memperingati Bulan Ceng Beng, Cetiya Gunung Naga Gelar sembahyang Pelimpahan Jasa Kepada Leluhur (Chau Tu) di Jalan Brigjen Katamso Gang Lampu 1 no. 8B Medan .
Pengelola Cetiya Gunung Naga, Hendra menyampaikan, Chau Tu merupakan ritual atau upacara pelimpahan jasa dan kebajikan dalam agama Buddha Mahayana, yang bertujuan untuk membantu arwah leluhur, orang yang sudah meninggal, atau makhluk halus agar terlepas dari penderitaan, membersihkan karma buruk, dan terlahir kembali di alam yang lebih bahagia.
Hendra juga menyampaikan, tujuan utama dari Chau Tu merupakan Perwujudan cinta kasih dan bakti untuk mengirimkan energi positif/doa kepada almarhum agar mendapat ketenangan.
“Doa disampaikan kepada Leluhur, keluarga yang meninggal, janin yang keguguran/aborsi, hingga makhluk halus yang tidak memiliki keluarga,” kata Hendra
Ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem Smt menambahkan, upacara ini Biasanya melibatkan pembacaan mantra/sutra oleh biksu/lama, pembakaran kertas persembahan, dan pelimpahan jasa dari perbuatan baik yang dilakukan peserta.
Budi juga menyampaikan, kegiatan ini Umumnya sering dilakukan pada bulan ke-7 kalender lunar (bulan hantu lapar/Cioko).
Adapun manfaat dari kegiatan ini untuk membantu mengurangi karma buruk, mengurangi penghalang (yen cing cai cu) bagi yang masih hidup, dan memberikan penghormatan terakhir, jelas Budi Malem Smt selaku Ketua MARTRISIA dan PTITD-SI 67 .( Mabhirink Gutul)


