INOVASI
Rimbunnews.com, Karo – Dalam upaya mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang sehat, cerdas,
dan produktif, Kecamatan Laubaleng meluncurkan inovasi “PENTING LAUBALENG”,
singkatan dari Penurunan Stunting di Kecamatan Laubaleng. Program ini lahir sebagai
bentuk komitmen pemerintah kecamatan bersama seluruh pemangku kepentingan untuk
menurunkan angka stunting melalui pendekatan terpadu, kolaboratif, dan berkelanjutan.

PENTING LAUBALENG berfokus pada sinergi lintas sektor antara pemerintah
kecamatan, puskesmas, desa, kader posyandu, serta lembaga pendidikan dan
keagamaan. Melalui pendekatan “jemput bola”, program ini menekankan pentingnya
pendampingan keluarga berisiko stunting, mulai dari ibu hamil, bayi, hingga balita.
Beberapa kegiatan unggulan dalam inovasi ini antara lain:
• Kelas Edukasi Gizi dan Parenting bagi ibu hamil dan menyusui untuk
meningkatkan pemahaman tentang asupan bergizi seimbang.
• Gerakan Serentak Makan Telur dan Ikan (GERTAK TEGAR) setiap bulan di
posyandu desa.
• Pemantauan Tumbuh Kembang Balita secara rutin dengan sistem pelaporan
digital ke kecamatan.
• Kunjungan Rumah oleh Tim Pendamping Gizi untuk memastikan intervensi tepat
sasaran.
• Kolaborasi dengan PKK dan Karang Taruna dalam penyediaan pangan bergizi
lokal.
Melalui implementasi PENTING LAUBALENG, angka prevalensi stunting di wilayah
Kecamatan Laubaleng menunjukkan tren penurunan yang signifikan selama tahun 2024.
Selain menurunkan angka stunting, inovasi ini juga menumbuhkan kesadaran masyarakat
tentang pentingnya pola hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang sejak dini.
PENTING LAUBALENG bukan hanya sekadar program, tetapi merupakan gerakan
sosial yang menggerakkan seluruh lapisan masyarakat untuk peduli terhadap tumbuh
kembang anak. Dengan semangat “Sehat, Cerdas, dan Tangguh”, Kecamatan Laubaleng
berkomitmen terus memperkuat inovasi ini sebagai wujud nyata mendukung pencapaian
Indonesia Emas 2045 melalui generasi bebas stunting.


