Rimbunnewa.com – Medan – Ketua Permabudhi Sumut dan Medan Hadiri ketua Permabudhi Sumut Drs Wong Chun Sen, dalam hal ini diwakil wakil ketua Permabudhi Sumut, Budi Malem dan Ketua Permabudhi Kota Medan , Otto menghadiri acara Pemberkatan Akhir Tahun Yayasan Buddha Tzu Chi Kantor Perwakilan Medan yang diselenggarakan di Sekolah Tinggi Bahasa Asing Persahabatan Internasional Sekolah Tinggi Bahasa Asing Persahabatan Internasional Asia (STBA-PIA) Jalan KL Sudarso no 17 lorong 12 Lingkungan XI Medan, Minggu 12 Januari 2025.
Acara tersebut berthemakan , ‘Giat mengembangkan perhatian Benar Untuk Belajar dan Sadar, Tekun dan Bersemangat Dalam Memperaktikkan Jalan Bodhisatwa”.
Ketua Permabudhi Sumut Drs Wong Chun Sen, dalam hal ini diwakil wakil ketua Permabudhi Sumut, Budi Malem sangat mengapresiasi acara yang dilaksanakan Tzu Chi , karena mereka betul- betul membantu umat agar umat tersebut jangan berfikiran negatif,
Demikian juga Tzu Chi dalam melaksanakan melakaanakan suatu kebajikan ,jadi Tzu Chi ini menghadirkan kebajikan , keharmonisan dan toleransi
Demikian juga Ketua Permabudhi Kota Medan, Otto, menyampaikan Tzu Chi ini diikuti semua kalangan tanpa membedakan agama, suku daln lainnya , dengan demikian dalam melakukan suatu kebajikan tidak dinilai dari agama, suku atau ras semua diberikan pelayanan yang sama , kata Otto.
Dengan demikian terjalin suatu keharmonisan dan menghadirkan cinta kasih di tengah – tengah masyarakat, tambah Otto.
Sebelumnya Ketua Tzu Chi Medan, Mujianto menyampaikan, Tzu Chi dapat melaksanakan visi misinya berkat dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak , baik pemerintah, swasta , individu serta pata donatur .
Dengan demikian kami menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya besarnya kepada semua pihak yang telah membanto Tzu Chi dalam menjalankan kegiatan tersebut.
Tzu Chi hadir di Indonesia sejak 32 tahun lalu, dan telah banyak menjalankan kegiatan difokuskan Amal, Kesehatan , pendidikan dan budaya Rohani
Dalam menjalankan visi misinya Tzu Chi selalu memegang cinta kasih universal dan selalu memegang teguh prinsip tidak membedakan agama ,!suku dan ras , kata Mujianto.
Master Cheng Yen
mengajak seluruh masyarakat untuk bertobat, menyelami Dharma (kebenaran) dan bervegetarian.
“Kita harus bergotong royong, bertobat untuk bekerjasama yang baik dalam menolong dunia yang tidak bersahabat lagi akibat perbuatan kita. Alam sudah tidak bersahabat lagi,” ujar Mujianto, Ketua Tzu Chi Medan
Pada kesempatan itu dihadiri Abidzar Akbar berumur 2 Tahun anak dari Nazaruddin dan Erni Lastari Handayani alamat Alumunium 1 lingk 15 Tanjung mulia Medan untuk memberi kesaksian bahwa anak mereka telah dibantu oleh Tzu Chi untuk melakukan opersi dari penyakit nya , Hipoplasia mandibula dan telah sukses melakukan opersi ,katanya.
Acara pemberkahan tahun ini dibuka dengan sebuah penayangan video pementasan “Sutra Pertobatan Air Samadhi” yang diadakan di Taiwan. Pementasan ini terus berlangsung selama bulan Agustus 2011. Kegiatan ini bertujuan agar kita (masyarakat umum dan relawan Tzu Chi) dapat melakukan pertobatan. Menghindari perbuatan yang salah dan melakukan yang benar. Mengetahui mana yang baik dan mana yang salah sehingga batin manusia dapat menjadi jernih dan kembali ke sifat hakikinya yang suci.
Akhir kegiatan itu Ketua Tzu Chi membagi angpao keberkahan yang langsing dikirim Master Cheng Yen dari Taiwan .( Mabhirink Gutul )


