
Rimbunnews.com – Medan – Anggota DPRD Sumut yang juga calon legislatif DPR RI dari Partai PDI Perjuangan , Sugianto Makmuryang dijuluki denga ” Rambut Putih ” ( Pek Mo ) ini mengatakan, masuk saya ke dunia politik karena ada.pengalaman – pengalaman hidup membawa saya ke politik, pertama kali ketika saya mahasiswa saya mendengarkan ceramah dosen seorang profesor mengatakan, Jangan biarkan orang – orang jahat menguasai tapi kita harus mampu merubah dan memperbaiki apa yang harus diperbaiki, katanya.
Demikian disampaikan Sugianto Makmur kepada wartawan saat menghadiri HUT ke III Vihara Leluhur Abadi di Patumbak, Minggu 02 Desember 2023.
Sugianto Makmur juga mengatakan, kemudian saya melihat beberapa tahun yang lalu tanpa malu- malunya banyak politisi menghalalkan segala cara termasuk politik sara sehingga ia terpancing masuk kedalam dunia politik untuk memperbaiki apa yang bisa diperbaiki.

“Hari ini saya berpikir ada kepentingan-kepentingan nilai- nilai hak dan kepentingan suku Tionghoa yang harus ada keterwakilannya, maka saya selain maju ingin memenangkan pertarungan ini juga regenerasi politik untuk suku tionghoa,” tutur Sugianto Makmur.
Sugianto berharap, kedepannya Indonesia ini menjadi sebuah negara yang nyaman untuk ditinggali siapapun sehingga kita tidak lagi takut dalam arti keluar malam,begal dan segal macam dan pertumbuhan ekonominya baik serta orang – orang yang bekerja dilindungi oleh undang-undang dan orang yang tidak mampu bekerja dipelihara oleh negara, tidak ada lagi orang yang hidup susah payah sekarang ini, negara harus menciptakan atmosfir dan memberikan kesempatan sama untuk semua orang , jelas Sugianto Makmur.
Misi Sugianto masuk kedalam kancah politik mengambil posisi dimana saya bisa ikut merubah Indonesia ke arah yang lebih baik, dari tahun sejak reformasi sampai hari ini Indonesia tidak semakin baik. Kita berpikul dibalik angka semu , inflasi pertumbuhan ekonomi segala macam tapi kenyataannya hidup rakyat tidak lebih baik.
Sugianto juga menyampaikan, hari ini saya melihat pemerintah sendiripun balum memperlakukan sama semua orang , masih terjadi ketimpangan
Sugianto mengatakan , hari ini saya lihat pemerintah sendiri pun belum memperlakukan sama semua orang.masih banyak ketimpangan , baik dari segi pendidikan kita belum cukup baik bahkan jauh dari baik, dari sisi pertanian kita ketinggalan, peternakan juga sama, perikanan tidak ada satu sisipun . Maka saya ingin bersumbangsih memberikan pikiran konsep dan saran-saran yang bisa membangun solusi untuk pertumbuhan kita sehingga suatu hari nanti bukan mimpi lagi Indonesia merupakan negara yang disegani karena sejahtera, karena tertib, karena kuat dan karena terhormat.
Sugianto juga menyampaikan, saya sangat menyesalkan Indonesia yang sudah 78 tahun merdeka masih berbicara tentang import pangan, kalau kita tidak import kita kelaparan, kita import dari Vietnam yang lahan pertaniannya lebih kecil dan tidak ada subsidi pupuk tapi mereka mampu menyediakan beras untuk mengexport ke banyak tempat.
Jadi ada hal- hal yang harus diperbaiki secara radikal di Indonesia cara berfikir dan semuanya, kata Sugianto mengakhiri. (Tim)


