RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews com – Medan – Direktur Samapta Baharkam Polri, Brigjen Pol Drs. Mashudi, secara resmi menutup pelatihan teknis dan pengoperasian Virtual Operation e – Samapta di Lapangan Direktorat Samapta Polda Sumut, Rabu (24/07/2024).

Acara ini turut dihadiri Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K, MTCP, Direktur Samapta Polda Sumut, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, S.H., S.I.K., M.Hum., beserta tim dari Korps Sabhara Baharkam Polri.

Dalam sambutannya, Dirsamapta Baharkam Polri menyatakan harapannya dari pelatihan yang telah dilaksanakan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan efektivitas operasional kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat. “Ini merupakan langkah penting dalam upaya untuk terus beradaptasi dengan teknologi terkini guna meningkatkan kinerja dan responsibilitas dalam penegakan hukum,” ujarnya.

Denglan adopsi teknologi e-Samapta, diharapkan dapat lebih memperlancar koordinasi dan pelaporan, serta mempercepat respon terhadap berbagai situasi keamanan yang memerlukan tindakan cepat.

Diharapkan, hasil dari pelatihan ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pelayanan publik dan efisiensi operasional kepolisian di wilayah Sumatera Utara. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Medan- – Tim Karate Polda Sumatera Utara (Sumut) mengikuti Kejuaraan Karate Kapolri yang diselenggarakan di Jakarta pada 26-28 Juli 2024 mendatang.

Sebelum berangkat ke Jakarta, Tim Karate Polda Sumut yang dipimpin Wadirlantas Polda Sumut AKBP Lutfhi bertemu dengan Kapolda Sumut Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Rony Samtana beserta para Pejabat Utama Polda Sumut.

Dalam pertemuan itu, Kapolda Sumut, Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, berpesan kepada 23 personel yang tergabung dalam Tim Karate Polda Sumut agar meraih prestasi dalam Kejuaraan Karate Kapolri di Jakarta.

“Saya selalu bersama anggota untuk meraih prestasi terbaik. Kepada seluruh tim diharapakan dapat membawa medali untuk mengharumkan Polda Sumut,” harapnya.

Untuk diketahui, Kejuaraan Karate Kapolri yang diselenggarakan nantinya diikuti 16 kelas pertandingan diantaranya 14 kelas perorangan dan 2 kelas beregu.

Berikut susuna daftar nama Tim Karate Polda Sumut yang mengikuti kejuaraan di Jakarta:

Kelas -65 Kg Putra:

1. Bripda Willy Nababan (Polres Taput)

2. Bripda Jun Martin   Situmorang ( Dit Samapta)

Kelas -70 kg Putra:

1. Bripda Muhammad Yazid Purba (Dit Samapta)

2. Bripda Zefrin Harianja (Dit Samapta)

Kelas -75 Kg Putra:

1. Bripda Ardito Prabu (Dit Samapta)

2. Bripda Jalensius Tambunan (Polres Sibolga)

Kelas -80 Kg Putra:

1. Briptu  Nazamundin (Biro Ops)

2. Briptu Arnol Steven Hall (Ro Sdm)

Kelas -85 Kg Putra:

1. Bripda Jhon piter Butar Butar ( Polres Nias)

2. Bripda M.Ferry (Dit Samapta)

Kelas +85 Kg Putra:

1. Bripda Gusti Bayu andika (Dit Samapta)

2. Bripda Ictiar Sion W Harefa (Dit Samapta)

Kelas -55 Kg Putri:

1. Bripda Afifah Azura (Dit Samapta)

 

Kelompok Usia 30 -39 Tahun

Kelas -80 Kg Putra:

1. Ipda Muklis Andepa (Sat Brimob Polda Sumut)

2. Brigadir Aswar Anas (Sat Brimob)

Kelas +85 Kg Putra:

1. Brigadir Fran immanuel (Bid Propam)

Kelas -70 kg Putra:

1. Bripka carles lumban Gaol (Sat Brimob)

Kelas +60 Kg Putri

1. Brigadir Sri Ramadhani (Brimob)

Kelompok Usia 40 -49 Tahun

Kelas -80 Kg Putra:

1. Kompol Janpiter

 Napitupulu (Spn Polda Sumut)

Kelas +85 kg Putra:

1. Iptu Ngadirun (Sat Brimob)

2. AKP Ronny Sarko (Sat Brimob)

Kelas +60 kg Putri:

1. Iptu friska Susana SH (Ditlantas)

Kelompok Usia 50 Tahun keatas

Kelas +75 kg Putra:

1) AKP Mika Nirwan Sihombing (Sat Brimob). Kemudian Kelas Komite Beregu Putra dan Kelas Komite Beregu Putri. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Sergai – Kakek Abdul Hamid Saragih (77), warga Desa Sipispis, Sergai terlihat sumringah menerima sepeda gunung dalam acara lucky draw turnamen sepakbola yang diadakan di lapangan bola PTPN III Kebun Pamela Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai. Senin (22/7) sore .

Hadiah tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu didampingi Ketua panitia turnamen Edi Saputra, Sekretaris Darmawan, Ipda Brimen Sihotang dan Kadis PMD Fajar Simbolon.

“Alhamdulillah saya ucapkan kepada Allah SWT dan Bupati juga Wakil Bupati Sergai dan Kapolres, tanpa disangka saya dapat satu hadiah lucky draw sepeda,” ujarnya.

Pada partai final tersebut Tim Kesebelasan Kecamatan Teluk mengkudu berhasil menjuarai turnamen sepakbola kepala desa (Kades) piala Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Sergai setelah mengalahkan Tim Kecamatan Perbaungan dengan skor 3-1.

Selain itu, laga eksebisi juga digelar antara Tim Forkopimda Sergai dan Tim Gabungan Kepala Desa se-Sergai. Tim Forkopimda Sergai, yang diperkuat Bupati Darma Wijaya, Wabup Adlin Tambunan, Kapolres Sergai AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu, menang 3-1.

Kapolres Sergai yang masih baru beberapa hari menjabat, menegaskan komitmennya untuk mendukung perkembangan sepakbola di Sergai dan kegiatan positif lainnya.Pada pertandingan eksibisi itu Kapolres mengenakan jersey dengan nomor punggung 19 dengan nama Sitepu.

“Dukungan ini merupakan salah satu bentuk komitmen saya yang sudah bergabung dengan tim sepakbola oldcrack Forkooimda Sergai,” cetus AKBP Jhon Sitepu.

Setelah laga eksebisi, Bupati Sergai didampingi Wabup, Kapolres Sergai, Wakapolres Sergai Kompol Elisa Sibuea, Wakapolres Tebing Tinggi Kompol Slamet Riyadi menyerahkan medali dan trofi kepada para juara, pemain terbaik, top skor, dan tim terbaik dilanjutkan foto bersama. ,(Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Samosir – Kepolisian Republik Indonesia saat ini sedang melaksanakan Operasi Patuh 2024, yang telah berlangsung hingga hari ke-10 dan akan berakhir pada tanggal 28 Juli 2024. Hari ini, Operasi Patuh Toba 2024 Polres Samosir dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Samosir, AKP Natanail Surbakti, S.H., M.H, selaku Kasatgas IV GAKKUM, bersama personil Operasi Patuh Toba 2024 Polres Samosir. (24/07/2024)

Lokasi pelaksanaan operasi hari ini berada di sekitar kota Pangururan, Kelurahan Pasar Pangururan dan Desa Pardomuan I Kecamatan Pangururan Kab.Samosir.

Berlokasi di Jalan Umum FL Tobing Kelurahan Pasar Pangururan, tampak Kasat Lantas Polres Samosir menghentikan perjalanan pengendara roda dua. Dengan Menghormat Pengendara Roda Dua, Kasat Lantas menyampaikan, “Maaf telah mengganggu perjalanan Bapak, mohon meminggir sebentar,” lalu menjelaskan alasan penghentian tersebut. Pengendara tersebut tidak menggunakan helm saat berkendara dan kendaraan roda dua tersebut tidak dipasangi plat nomor polisi. Selanjutnya, Kasat Lantas menerangkan pelaksanaan Operasi Kepolisian Patuh Toba 2024.

Menyadari kesalahannya, pengendara menerima penjelasan dari Kasat Lantas. Kemudian, pengendara tersebut dikenakan tindakan di tempat (tilang) atas pelanggaran yang dilakukan, dan dijelaskan jadwal waktu sidang perkara tilang serta prosedur penebusan tilang usai sidang.

Kasat Lantas Polres Samosir menjelaskan, “Untuk hari ini, Rabu 24 Juli 2024, Pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2024 Polres Samosir telah melakukan tindakan di tempat (tilang) terhadap pelanggaran yang dilakukan pengendara roda empat sebanyak dua set tilang karena kelebihan muatan barang bawaan, dan terhadap pengendara roda dua sebanyak 28 set tilang karena tidak menggunakan helm dan menggunakan knalpot brong. Juga diberikan teguran kepada pengendara sebanyak 20 set surat teguran.”

Sementara itu, Pejabat Kasi Humas Polres Samosir menjelaskan, “Pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2024 dilaksanakan selama 14 hari, dari tanggal 15 hingga 28 Juli 2024. Hingga saat ini, pada hari ke-10 pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2024, Polres Samosir telah melakukan tindakan di tempat (tilang) kepada pelanggar peraturan berlalu lintas sebanyak 197 tilang dan 235 lembar teguran.”

Ia menambahkan, “Tindakan di tempat (tilang) didominasi oleh pelanggaran yang dilakukan pengendara kendaraan roda dua sebanyak 193 tilang dan empat tilang pelanggaran yang dilakukan pengendara kendaraan roda empat. Sedangkan untuk kecelakaan lalu lintas, terdapat dua kejadian.” Pungkas Brigpol Vandu P Marpaung.

“Dengan operasi ini, diharapkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas meningkat, sehingga dapat tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Hukum Polres Samosir.” Pungkasnya. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews com – Medan : Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Dr Drs H Agus Fatoni, MSi melepas secara resmi 5.600 mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler di Kabupaten Batubara dan Kabupaten Langkat. Pelepasan berlangsung di Gelanggang Mahasiswa H Arsyad Thalib Lubis Kampus I UINSU Jalan IAIN/Sutomo Ujung Medan, Rabu (24/02024).

Hadir dalam pelepasan itu, Rektor UINSU Prof Dr Nuhayati MAg diwakili Wakil Rektor (WR) III Prof Dr Katimin MAg, WR II Dr Abrar M Dawud Faza, SFil, MA,  Wakil Rektor IV  Prof Dr H Muzakkir MAg, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UINSU Dr Nispul Khoiri MAg, dan para dekan di lingkun UINSU. Juga hadir sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu).

Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni dalam arahannya mengatakan, 5.600 peserta  KKN UINSU Medan akan berbaur dengan masyarakat, dengan kehidupan yang nyata bersama masyarakat. KKN adalah tempat menempa diri sekaligus mencari pengalaman.

“Dengan KKN adik-adik mahasiswa bisa menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah. Maka selagi mahasiswa, gunakanlah waktu sebaik-baiknya untuk bisa menempa dan memperkuat diri agar menjadi pribadi yang tangguh,” kata pria kelahiran Lampung, 1970 ini.

Agus Fatoni kemudian membacakan beberapa pantun, salah satunya begini: “Rindu hati jarang bertemu, dengan kekasih jauh di seberang, masa muda sibuk menuntut ilmu, masa depan cerah sukses di masyarakat”.

“Siapa yang sibuk mencari ilmu, sibuk menuntut ilmu, sibuk membekali diri, masa depan bakal cerah. Tapi yang sibuk buang-buang waktu, sibuk melakukan pekerjaan yang tidak bermanfaat, masa depan akan suram,” tegasnya.

Agus kembali melantunkan pantun: “Saat bulan sedang terang, gendang dipukul indah bertalu. Selamat ber-KKN mengabdi di kampung halaman, nama baik Universtas Islam Negeri Sumatera Utara jaga selalu”.

Sementara itu, Rektor UINSU diwakili Wakil Rektor III Prof Katimin dalam sambutannya mengatakan, UINSU memiliki lima kampus, dan Kampus Sutomo Ujung tempat pelepasan mahasiswa KKN merupakan kampus 1.  UINSU saat ini mengasuh 31 ribu mahasiswa, dengan 800 lebih dosen dan tenaga kependidikan (tendik).

“31 ribu mahasiswa UIN Sumut dan para dosen dan staf serta pegawai siap mendukung program-program Pj Gubernur Sumut untuk membangun daerah kita ini,” kata Prof Katimin.

Katimin juga mengharapkan dukungan penuh Pj Gubernur Sumut untuk  pengembangan dan memajukan UINSU, apalagi dalam waktu dekat ini UINSU menghadapi penilaian tim asesor Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT).

Sebelumnya, Kepala LP2M UINSU Dr Nispul Khoiri, MAg melaporkan, KKN merupakan penguatan tridharma perguruan tinggi yang digelar setiap tahun dengan bobot 4 SKS. Tahun ini mahasiswa UINSU sudah melakukan KKN Internasional di Malaysia, Thailand, dan di Samosir. Kemudian KKN Kebangsaan Moderasi Bergama di Jawa Barat, dan KKN Perbatasan Serumpun di Langsa, Aceh.

“Hari ini kita melepas 5.600 peserta KKN Reguler. Polanya, pendekatan berbasis kebutuhan pemerintah daerah. Makanya peserta KKN kita sebar ke 100 desa di Kabupaten Batubara, dan 85 desa di Kabupaten Langkat.  Dalam satu desa diterjunkan 25 hingga 30 orang. Mahasiswa akan mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang didapat di bangku kuliah di tengah-tengah masyarakat,” kata Nispul.

“Adik-adik ditantang untuk berbuat kepada masyarakat. Kita bawa UIN Sumut untuk membangun peradaban di Kabupaten Batubara dan Kabupaten Langkat,” tambah mantan Wakil Rektor III UINSU ini.

Pelepasan KKN Reguler UINSU Medan ditandai dengan pemakain topi oleh Pj Gunernur Sumut Agus Fatoni kepada perwakilan peserta KKN. (Mabhirink Gutul)

 

,

Rinbunnews.com – Deliserdang – Dapati Informasi adanya titik api yang terdeteksi lewat aplikasi Hotspot Lancang Kuning, Personil Polsek Gunung Meriah langsung terjun kelapangan. Selasa (23/07/24)

Adapun personil yakni Aiptu F. Hutagalung dan Aipda Hariono Sianturi melaksanakan pengecekan ke titik koordinat yang terdeteksi tepatnya di Desa Liang Muda Kec. Sinembah Tanjung Muda Hulu Kab. Deli Serdang.

Sesampainya di lokasi. Ditemukan titik api akibat pembersihan ladang yang juga mengakibatkan nenas pemilik lahan terbakar.

 

Melihat hal tersebut, personil kemudian bergegas mematikan api padam sehingga tidak menyebar dan antisipasi kebakaran lebih lanjut.

Usai pastikan api sudah padam, personil kemudian melaporkan pelaksanaan pemadaman tersebut lewat aplikasi lancang kuning

Saat dikonfirmasi, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Raphael Sandhy Cahya Priambodo SIK mengatakan, “Giat peninjauan Titik Api ini merupakan bentuk kesigapan Polresta Deli Serdang guna memastikan keamanan dan kenyamanan di wilkum Polsek Gunung Meriah Polresta Deli Serdang  terhindar dari bencana alam termasuk kebakaran.” Pungkasnya. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Karo – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tanah Karo telah menangani kasus penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya orang. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada hari Jumat(19/07/2024), sekitar pukul 08.30 WIB di Jalan Perumahan Rakyat Lopinggan, Gang Jambu, Kelurahan Gung Negeri, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.

Kapolres Tanah Karo AKBP Wahyudi Rahman, S.H, S.I.K, M.M, didampingi Kasat Reskrim AKP Rasmaju Tarigan, S.H, saat konferensi pers, Selasa(23/07/2024), di Aula Satreskrim Polres Tanah Karo, menyampaikan, korban dari peristiwa ini ialah Sumri Yanto (38), seorang wiraswasta yang tinggal di Jalan Lopinggan, yang merupakan TKP dari kejadian tindak pidana ini.

“Ini merupakan respon cepat kami dalam menindak lanjuti laporan dari masyarakat, yang mana kemarin ada laporan kita terima dan langsung menuju ke TKP, hingga berhasil mengamankan pelaku dalam perkara ini”, kata Wahyudi.

Lanjutnya, pelaku dalam kasus ini adalah seorang laki laki inisial GP(32), seorang petani, yang juga warga daerah Jalan Lopinggan, yang saat ini telah diamankan oleh polisi dan di tahan di RTP Mapolres Tanah Karo.

AKBP Wahyudi menambahkan terkait kejadian ini, dari pemeriksaan yang dilakukan, diketahui, peristiwa ini bermula saat pelaku/tersangka melintas di depan rumah korban, pelaku sempat bertegur sapa dengan korban, yang mana saat itu ada kesinggungan dari pelaku, hingga akhirnya terjadi percekcokan mulut antara keduanya dan terjadilah penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka kepada korban dan membuat korban terluka dibeberapa bagian dan tidak dapat diselamatkan saat perjalanan ke rumah sakit.

“Terkait motif dari pelaku ini, kami masih melakukan pemeriksaan intensif terkait apa saja fakta fakta guna melengkapi berkas perkara”, jelas Wahyudi.

Beberapa barang bukti juga disita mulai dari pisau berukuran 25 cm milik tersangka (alat untuk menganiaya) dan baju, celana serta sandal milik korban dan tersangka, yang dipakai keduanya saat kejadian.

Lanjut Wahyudi, saat ini tersangka GP sudah ditahan di RTP Mapolres Tanah Karo, “GP dipersangkakan melannggar pasal 338, pasal 351 ayat(3) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara”, tutupnya. ( Mabhirink Gutul )

 

 

Rimbunnews.com – Medan – Rumah Tahanan Negara (Rutan), Kelas | Medan turut meramaikan acara Pameran Motoplex in Action Medan dengan memamerkan produk-produk karya warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas I Medan.

Pameran Motoplex in Action hadir di Motoplex Piaggio Vespa Aprilia Moto Guzzi Indonesia Kota Medan Sumatera Utara dari tanggal 20-21 Juli 2024 menghadirkan sejumlah penawaran istimewa eksklusif dan stand pameran UMKM lainnya, Sabtu (20/07/2024).

Dengan empat merek di bawah Piaggio Indonesia, yaitu Piaggio, Vespa, Aprilia, serta Moto Guzzi, dalam satu showroom premium berlangsung dari tanggal 20-21 Juli 2024 dengan beragam agenda acara salah satunya di ikuti berbagai stand UMKM.

Keikutsertaan stand Bimbingan Kerja Rutan Kelas I Medan di event itu memamerkan lukisan vespa matic, sendal, handbag, ukiran kayu berbentuk vespa jadul, sendal pria dan wanita, termasuk lukisan rumah adat di stand pameran.

Yang menarik dari beberapa stand pameran adalah lukisan Vespa 946 Red yang dilukis oleh Warga Binaan dari Bimkeragusta.

Menurut Kasubsi Bimkeragusta Irawadi Purba, momen pameran Motoplex in Action Medan dominan vespa matic memunculkan ide untuk membuat lukisan Vespa.

“Pelukis dari Warga Binaan Rutan Kelas | Medan ini kebetulan profesinya seni lukis, dan saya memberikan contoh foto Vespa untuk dibuatkan agar di pamerkan di event Motoplex in Action Medan,” terang Irawadi Purba.

“Hasilnya jadilah lukisan Vespa 946 Red yang dibuat oleh Warga Binaan, padahal foto Vespa yang saya berikan berwarna hijau muda dan sukses dibeli pengusaha Bobby Leong pemilik Showroom Motoplex Medan,” kata Irawadi dengan senyum sumringah.

Stand pameran Bimbingan ini sekaligus memberikan pesan kepada masyarakat bahwa Warga Binaan Permasyarakatan di Rutan Kelas I Medan diberikan kesempatan mendapatkan penghasilan dari profesi sebelumnya agar bisa diberikan kepada keluarganya yang menanti di rumah saat masa hukumannya masih berjalan.

Perlu diketahui di Bimkeragusta Warga Binaan Pemasyarakatan diberikan berbagai keterampilan seperti mebeler, las, melukis, menjahit baju, membuat sendal, budidaya ikan air tawar, sayuran hidroponik, pavling blok, serta keterampilan barista dengan harapan kelak saat bebas nanti mereka sudah punya penghasilan dari keterampilannya.

Karutan Kelas I Medan Nimrot Sihotang, menyampaikan keikutsertaan Rutan Kelas I Medan dalam meramaikan pameran ini diharapkan karya-karya warga binaan Rutan Kelas I Medan bisa lebih dikenal masyarakat.

“Harapannya karya warga binaan Rutan Kelas I Medan bisa lebih dikenal masyarakat dan mampu bersaing dengan produk-produk lainnya,” jelasnya. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Deliserdang – Dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat berlalulintas, Satuan lalu-lintas Polresta Deli Serdang Gelar Ops Patuh Toba 2024 secara intens. Selasa (23/07/2024).

Saat awak media mengkonfirmasi Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Raphael Sandy Cahyo Priambodo SIK menyampaikan kegiatan pelaksanaan sosialisasi Ops Patuh Toba 2024 yang dilaksanakan oleh Satlantas Polresta Deli Serdang adalah sebagai bagian dari upaya yang berkelanjutan untuk menciptakan budaya berlalu lintas yang aman dan tertib.

Kapolresta Deli Serdang mengajak masyarakat Deli Serdang untuk sadar bahwa tertib berlalulintas sangat penting untuk menjaga diri kita terhindar dari korban kecelakaan lalulintas.

Dalam Ops Toba 2024, Personel Satuan lalu-lintas Polresta Deli Serdang tetap menggunakan dan memegang sejumlah papan Himbauan.

Papan-papan tersebut tentunya berisi pesan-pesan penting tentang keselamatan berlalu lintas Ops Patuh Toba dan ajakan untuk selalu mematuhi rambu-rambu jalan

Personel Satlantas secara aktif juga aktif memberikan teguran secara lisan kepada pengendara yang melakukan pelanggaran kasat mata.

Hingga saat ini, masih kami temukan beberapa pelanggaran seperti tidak menggunakan helm, menggunakan knalpot brong dan berboncengan lebih dari satu.

Kepada mereka, kami memberikan teguran dan edukasi tentang pentingnya keselamatan berkendara,” Pungkas Kapolresta

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa keselamatan mereka adalah yang utama. Pelanggaran sekecil apapun bisa berakibat fatal, dan ini yang harus disadari oleh setiap pengendara”.

Ingat, jangan sampai kelalaian kita merenggut dan membahayakan nyawa orang lain, “Lebih cepat itu fatal, lebih lambat itu aman”. Ujar Kapolresta Deli Serdang.

Dengan adanya Ops Patuh Toba yang dilakukan secara berkala intens dan berkala oleh Personel Satlantas Polresta Deli Serdang, Kapolresta Deli Serdang berharap dapat menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih baik di Deli Serdang.( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Samosir – Usai melihat video dugaan pengeroyokan dan pengancaman yang beredar di media sosial, Bhabinkamtibmas Polsek Onanrunggu Brigpol Eko Putra Damanik bersama Babinsa dan Pemerintah Desa Hutarihit Kec. Nainggolan, Kab. Samosir, mengadakan mediasi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Mediasi dilaksanakan di Kantor Desa Hutarihit. (23/07/2024)

Dalam kegiatan mediasi tersebut, turut hadir tokoh masyarakat dan keluarga kedua belah pihak untuk memfasilitasi penyelesaian permasalahan secara kekeluargaan.

Brigpol Eko Putra Damanik menjelaskan kronologi kejadian. Pada hari Minggu, 21 Juli 2024 pukul 12.00 WIB, terjadi dugaan pengeroyokan dan pengancaman di halaman Gereja HKBP Hutarihit yang dilakukan oleh ACR terhadap APS. Kejadian tersebut kemudian tersebar di media sosial pada Senin, 22 Juli 2024. Menanggapi video yang beredar, Pemerintah Desa Hutarihit bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa menginisiasi upaya mediasi yang dilaksanakan pada Selasa, 23 Juli 2024.

“Dari hasil mediasi, kedua belah pihak sepakat berdamai. Pihak ACR meminta maaf kepada korban APS yang diresmikan melalui surat perjanjian dan video permintaan maaf,” ungkap Brigpol Eko Putra Damanik.

Ia menambahkan bahwa kejadian dugaan pengeroyokan dan pengancaman tersebut dilatarbelakangi oleh rasa sakit hati ACR karena APS menyewa kilang padi berjalan dari orang lain, sementara ACR memiliki kilang padi berjalan. APS beralasan menyewa dari orang lain karena kilang padi milik ACR tidak dapat mendaki ke lokasi milik APS, sehingga terjadilah dugaan pengeroyokan tersebut.

Brigpol Eko Putra Damanik juga meminta kedua belah pihak untuk menghapus video yang sudah tersebar di media sosial agar tidak menimbulkan hal negatif. Sebagai langkah penutup, video permintaan maaf dari hasil mediasi akan diunggah ke media sosial untuk menginformasikan kepada khalayak ramai bahwa permasalahan tersebut telah diselesaikan.

Dengan berakhirnya mediasi ini, diharapkan tidak ada lagi konflik lanjutan antara kedua belah pihak dan situasi kamtibmas di wilaya (h Desa Hutarihit dapat kembali kondusif.( Mabhirink Gutul )