RIMBUN NEWS

 

Rimbunnewa.com – Medan ,  Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara di Tahun 2025 Diprakirakan akan Semakin kuat. Meskipun risiko eksternal dan domestik masih membayangi, Sumatera Utara diprakirakan akan mencapai pertumbuhan dengan rentang sasaran 4,9 ± 5,7% (yoy).

Di sisi eksternal, risiko perlambatan ekonomi global masih membayangi. Tensi geopolitik di sejumlah negara, dan risiko pertumbuhan negara mitra dagang utama yang lebih rendah dapat menekan ekspektasi lebih kuatnya pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara, ujar IGP Wira Kusuma, Kepala Perwakilan BI Sumut didampingi Suharman Tabrani (Deputi Kepala Perwakilan BI Sumut) dan Iman Gunadi (Deputi Kepala Perwakilan BI Sumut) pada acara Bincang Bareng Media (BBM) Kamis, (19/12/24) di Medan.

Disebutkanya, sumbangan penerimaan ekspor yang tinggi selama beberapa triwulan terakhir memberikan harapan bagi peningkatan daya saing sektor industri pengolahan, yang memberikan multiplier tinggi bagi penciptaan lapangan kerja.

Pemerintah mengumumkan tarif tunggal PPN, yakni sebesar 12 persen dan berlaku mulai 1 Januari 2025, namun dengan fasilitas pembebasan terhadap barang dan jasa kebutuhan pokok serta pajak ditanggung pemerintah (DTP) terhadap tiga komoditas (tepung terigu, gula untuk industri, dan minyak goreng rakyat atau MinyaKita).

Bersamaan dengan itu, Pemerintah juga menyatakan menyiapkan paket stimulus ekonomi yang menyasar enam aspek, yakni rumah tangga, pekerja, UMKM, industri padat karya, mobil listrik dan hibrida, serta properti.

Bauran kebijakan Bank Indonesia pada tahun 2025 akan terus diarahkan untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, dalam sinergi erat dengan kebijakan ekonomi nasional.

Wira juga menyebutkan, Kebijakan moneter Bank Indonesia pada tahun 2025 akan diarahkan pada keseimbangan untuk menjaga stabilitas (“pro-stability and growth”), dengan tetap mencermati ruang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Sasarannya adalah pencapaian sasaran inflasi dan stabilitas nilai tukar Rupiah, khususnya dari dampak negatif rambatan global.

lnflasi dan stabilitas nilai tukar Rupiah yang terkendali sebagai prasyarat bagi kepastian dan berkembangnya berbagai aktivitas ekonomi dan keuangan, baik oleh Pemerintah, perbankan, dunia usaha, investor, maupun masyarakat.

Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan (“pro-growth”).

Kebijakan makroprudensial longgar akan tetap dilanjutkan untuk mendorong kredit dan pembiayaan perbankan pada sektor-sektor prioritas yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, pengembangan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), inklusi ekonomi dan keuangan hijau, pungkas IGP Wira Kusuma yang pada awal Januari 2025 akan mendapat tugas baru menjadi kepala Perwakilan Bank Indonesia di London.

 

Rimnunnews.com  – Medan – Otoritas Jasa Keuangan ( OJK )  Provinsi Sumatera Utara menggelar “Diskusi Terara Pengurus Inti Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Sumatera Utara (Forkom IJK Sumut), Rabu (17/12/2024).

Kegiatan diikuti sejumlah media patner OJK Provinsi Sumatera Utara, di Menara BRI Jalan Putri Hijau Medan ini dalam rangka penyampaian kondisi terkini Sektor Jasa Keuangan di Provinsi Sumatera Utara, dan strategi Lembaga Jasa Keuangan di Sumatera Utara menghadapi tantangan usaha di tahun 2025.

Diskusi itu juga dihadiri para pemimpin Industri Jasa Keuangan (IJK) di Sumut sekaligus sebagai narasumber, dan para pengurus inti Forkom IJK.

“Diskusi terarah OJK, Forkom IJK ini untuk mendapatkan respon media terkait industri jasa keuangan di daerah ini,” ujar Direktur Pengawasan Perilaku PUJK (Pelaku Usaha Jasa Keuangan), Edukasi, Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Sumut, Yusri.

Disebutkannya, diskusi ini mempertemukan media dengan pelaku industri jasa keuangan di Sumut.

Dalam paparannya, Yusri mengakui target pertumbuhan ekonomi 8 persen seperti diminta Presiden Prabowo Subianto, merupakan tantangan tersendiri bagi IJK. Disebutkannya, pada kuartal III tahun 2024, pertumbuhan ekonomi Sumut sebesar 5,20 persen.

“Pencapaian pertumbuhan ekonomi Sumut tersebut tak terlepas dari peran industri jasa keuangan,” katanya.

Dia pun mengungkapkan, sektor Industri Jasa Keuangan Sumatera Utara pada tahun 2025 diperkirakan tetap solid seiring dengan terjaganya dan stabilnya sektor tersebut di tahun 2024.

“Beberapa indikator industri jasa keuangan berdasarkan pantauan OJK, masih tumbuh stabil sesuai target bisnis tahun 2024,” jelasnya.

Hal ini juga dipaparkan narasumber pimpinan OJK yang menyebut kinerja IJK yakni perbankan, industri keuangan non bank (IKNB) tumbuh positip. Bahkan Pertumbuhan pinjaman online legal (resmi ijin OJK) yang selama ini banyak dikhawatirkan justru tumbuh positip. Tingkat wanprestasi 90 hari (wtp) 1,39 persen.

Diskusi terarah ini menampilkan narasumber terbanyak, mencapai delapan orang dalam satu sesi. Mereka adalahRegional Chief Executive Officer (CEO) BRI Regional Office Medan Dani Alfianto yang juga selaku Ketua Umum Forkom IJK Sumut.Dia memaparkan materi Market Challenges & Strategy 2025 BRI Regional Office Medan.

Narasumber lainnya, Direktur Utama (Dirut) Bank Sumut Babay Parid Wazdi, Regional CEO BSI Syahrial Alrasyid, Pimpinan Divisi Kredit Bank Sumut Ramadhan Muda Siregar, Kepala Pengembangan Bisnis BCA Effan Budiana mewakili Perbanas Sumut, mewakili APPI Marcel Soekandar, Hastama S Purba mewakiliPerkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia (PPGI), dan Kepala Kantor Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumut Muhammad Pintor Nasution.

Sedangkan Deputi Direktur Pengawasan PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara Yovvi Sukandar bertindak sebagai moderator dalam diskusi tersebut. (Mabhirink Gutul)

 

 

Rimbunnews.com – Medan – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Kasatlantas Kota Medan, Kompol Andika Temanta Purba,S.H., S.I.K., menyampaikan  himbauan penting kepada warga Kota Medan untuk menjaga ketertiban berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan di jalan.

Diruang kerjanya Kamis (19/12), Kompol Andika menekankan pentingnya kesiapan warga menghadapi lonjakan aktivitas di jalan raya selama libur panjang Nataru.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kota Medan untuk lebih bijak dalam berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, dan menghindari pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya kepada Tubinnews.com

Pihak kepolisian juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif, termasuk penambahan personel di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Beberapa ruas jalan utama rawan kemacetan dan kawasan Medan Mall, akan menjadi fokus pengawasan.

“Kami juga mengingatkan agar masyarakat tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah. Istirahatlah jika merasa mengantuk, dan gunakan fasilitas rest area yang telah disediakan,” tambahnya.

Kompol Andika Temanta Purba S.H., S.I.K., mengimbau warga untuk tidak menggunakan knalpot bising selama periode liburan ini demi menjaga kenyamanan bersama. Penertiban terhadap kendaraan dengan pelanggaran tersebut akan dilakukan secara tegas.

“Selamat Natal dan Tahun Baru dan semangat itu harus dijaga dengan rasa tanggung jawab. Jangan sampai euforia liburan justru berujung pada hal-hal yang merugikan,” tutup Kasatlantas Kota Medan Kompol Andika Tamanta Purba

Pihak kepolisian berharap, dengan adanya kerja sama dari seluruh masyarakat, suasana Nataru di Kota Medan dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman.( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnwes.com – Medan – Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Polda Sumatera Utara bersama sejumlah stakeholder akan menggelar Operasi Lilin 2024. Operasi yang berlangsung selama 13 hari, mulai 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025 ini, melibatkan total 12.006 personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait lainnya.

Kapolda Sumut, Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., melalui Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi, menegaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk menjamin keamanan masyarakat sebelum, selama, dan setelah perayaan Natal dan Tahun Baru. “Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah, mudik, dan berwisata dengan aman. Operasi ini mencerminkan sinergi kuat antara Polri dan stakeholder terkait,” ujar Kombes Hadi, kamis (19/12/2024).

Sebagai bentuk kesiapan, sebanyak 170 posko siap didirikan, yang terdiri dari 88 pos pengamanan, 68 pos pelayanan, dan 14 pos terpadu. Fokus pengamanan mencakup 4.002 gereja, 210 pusat perbelanjaan, 226 objek wisata, 19 pelabuhan, 5 bandara, 23 terminal, dan 20 stasiun kereta api.

Selain itu, rekayasa lalu lintas seperti contra flow dan one way akan diterapkan di sejumlah titik rawan untuk mendukung kelancaran arus mudik, arus balik dan wisata.

“Operasi Lilin 2024 tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga pada pengamanan tempat ibadah umat Nasrani agar perayaan Natal dapat berlangsung khidmat. Lokasi strategis lain seperti objek wisata dan pusat keramaian malam pergantian tahun juga menjadi prioritas pengamanan polisi,” jelas Kombes Hadi.

Hadi menambahkan bahwa pengamanan ini menjadi bagian dari langkah Polri untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

 

Operasi ini melibatkan 865 personel Polda Sumut, 7.459 personel Polres jajaran, 640 personel TNI, serta ratusan personel dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan. Dengan kolaborasi yang matang, Polda Sumut optimis dapat menjaga stabilitas keamanan selama masa liburan panjang. “Ini adalah komitmen seluruh stakeholder untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Polri akan selalu hadir melayani kapan pun dan di mana pun,” imbuhnya.

Sebagai bagian dari persiapan, Polda Sumut juga telah melaksanakan Latihan Pra Operasi Lilin Toba 2024 pada Rabu pagi (18/12) dan rapat koordinasi bersama Kodam I Bukit Barisan, Pemerintah Provinsi, Basarnas, Pertamina dan sejumlah instansi terkait lainnya.

Dengan persiapan yang matang, Polda Sumut berharap Operasi Lilin 2024 dapat berjalan lancar dan menjadi momen sukacita yang aman serta nyaman bagi seluruh masyarakat.( Mabhirink Gutul)

 

 

Rimbunnews.com – Jakarta – Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) pada Kabinet Indonesia Maju, Arifin Tasrif, Rabu (18/12) memenuhi panggilan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam penyelidikan kasus dugaan persekongkolan tender dalam pengadaan pekerjaan konstruksi terintegrasi rancang dan bangun pembangunan pipa transmisi gas bumi Cirebon-Semarang Tahap 2 (ruas Batang-Cirebon- Kandang Haur) yang dilaksanakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia RI pada tahun 2024.

 

Dalam proses penyelidikan oleh Investigator yang dilaksanakan di Kantor KPPU tersebut, Arifin hadir sebagai Saksi dalam kapasitasnya sebagai mantan Menteri ESDM Periode 2019 – 2024 yang menjabat pada periode saat tender berlangsung. Arifin dipanggil untuk diminta keterangannya mengenai pengadaan tersebut.

Sebagai informasi, KPPU saat ini melaksanakan penyelidikan atas laporan yang berkaitan dengan dugaan persekongkolan tender Pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang Tahap 2 (Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur) Multi Years Contract (“Cisem 2”) dengan nilai pagu tender mendekati Rp3 Triliun.

Tender yang diumumkan pada 23 April 2024 tersebut meliputi berbagai pekerjaan seperti pembuatan rancangan rinci, pengadaan material/komponen, manufaktur dan pabrikasi material/komponen, konstruksi dan instalasi jaringan pipa gas +245 km dan instalasi termasuk pembangunan stasiun/instalasi metering dan uji commissioning.

Instalasi baja karbon berdiameter 20 inchi tersebut bertujuan untuk mentransmisikan gas alam dengan kapasitas 183 MMscfd dari Batang ke Kandang Haur Timur. Tender pembangunan pipa gas bumi tersebut dimenangkan oleh KSO PT. Timas Suplindo – PT. Pratiwi Putri Sulung yang diumumkan pada tanggal 14 Juli 2024.

Tender tersebut dilaporkan terindikasi memuat dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. Untuk itu sejak 4 September 2024, KPPU mulai melakukan penyelidikan atas dugaan tersebut dan mengagendakan berbagai panggilan guna mengumpulkan minimal dua jenis alat bukti.

Panggilan penyelidikan tersebut antara lain dialamatkan ke berbagai pihak terkait, termasuk mantan Menteri ESDM Arifin Tasrif. Dalam waktu dekat, KPPU juga akan meminta keterangan kepada pihak-pihak lain yang berkaitan dengan tender tersebut.

“Kami meminta semua pihak untuk kooperatif dalam memenuhi panggilan KPPU dan menyerahkan alat bukti yang diperlukan. Bagi yang menolak, dapat dilakukan penyidikan dan diancam pidana denda atau pidana kurungan paling lama satu tahun sebagai pengganti pidana denda”, jelas Deswin Nur, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama. (Tim)

 

Rimbunnews.com – Medan – Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Sumatera Utara, yang juga menjabat sebagai Kepala Kanwil DJP Sumut I, Arridel Mindra, memaparkan capaian kinerja APBN Sumatera Utara hingga November 2024.

Pemaparan ini dilakukan di Gedung Keuangan Negara Medan bersama Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sumatera Utara Indra Soeparjanto, Kepala Kanwil DJBC Sumatera Utara Sugeng Apriyanto, Kepala Kanwil DJP Sumut II Anton Budhi Setiawan, dan Kepala Kanwil DJKN Sumatera Utara Dodok Dwi Handoko.

Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di wilayah Sumatera Utara hingga November 2024 menunjukkan tren yang optimistis.

Pendapatan negara mencapai Rp35,72 triliun atau 83,52% dari target yang ditetapkan, meskipun terdapat penurunan sebesar 3,10% dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan negara terdiri dari penerimaan pajak, kepabeanan dan cukai, serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Di sisi lain, belanja negara terealisasi sebesar Rp62,30 triliun atau 86,35% dari pagu anggaran, dengan pertumbuhan tahunan 10,24% (yoy). Belanja ini terdiri dari belanja pemerintah pusat dan transfer ke daerah, yang diarahkan untuk mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi serta mendukung berbagai program prioritas pemerintah.

“Capaian ini mencerminkan upaya bersama seluruh unit Kementerian Keuangan di Sumatera Utara dalam mengoptimalkan penerimaan negara, meskipun menghadapi tantangan ekonomi global,” ujar Arridel Mindra.

Penerimaan pajak terealisasi sebesar Rp30,63 triliun atau 83,35% dari target, dengan kontribusi terbesar berasal dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Dalam Negeri yang mencapai Rp10 triliun.

Jenis pajak lainnya yang mencatatkan kontribusi besar adalah Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 sebesar Rp5,1 triliun. PPh Final mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 27% (yoy), mencerminkan efektivitas kebijakan pajak yang mendukung aktivitas ekonomi tertentu.

Meskipun sebagian sektor dominan, seperti industri pengolahan dan pertanian, masih mengalami kontraksi, sektor transportasi dan pergudangan menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 23,2%.

Penerimaan kepabeanan dan cukai hingga akhir November 2024 mencapai Rp2,32 triliun atau 59,65% dari target, namun mengalami penurunan sebesar 11,44% (yoy).

Penurunan ini disebabkan oleh stagnasi harga referensi crude palm oil (CPO) serta kebijakan tarif efektif bea masuk yang lebih rendah.

Bea masuk berhasil tumbuh sebesar 2,53%, mencapai Rp1,09 triliun atau 68,76% dari target, dengan kontribusi utama dari produk seperti beras, gula, dan pupuk NPK.

Sebaliknya, penerimaan bea keluar mengalami kontraksi tajam sebesar 22,47%, terutama dipengaruhi oleh rendahnya harga referensi CPO. Penerimaan cukai juga mengalami penurunan 19,77%, dipengaruhi oleh penurunan produksi barang kena cukai (BKC).

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencatatkan capaian positif hingga November 2024, dengan total realisasi sebesar Rp2,75 triliun atau 130,82% dari target, tumbuh 6,01% secara tahunan.

PNBP ini terdiri dari beberapa komponen utama: PNBP Lainnya, PNBP Badan Layanan Umum (BLU), serta PNBP Aset, Piutang, dan Lelang.

PNBP Lainnya mencapai Rp1,38 triliun, meskipun mengalami kontraksi 3,21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pendapatan ini didominasi oleh BPJS Kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) sebesar Rp158 miliar, serta layanan paspor dengan pendapatan Rp124,47 miliar.

Kementerian/Lembaga seperti Polri dan Kemenkumham juga memberikan kontribusi signifikan, di mana Polri menyumbang Rp91,98 miliar dari penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), sementara Kemenkumham mencatat pendapatan Rp141,17 miliar dari layanan paspor.

Badan Layanan Umum (BLU) menunjukkan kinerja yang sangat baik, dengan realisasi penerimaan sebesar Rp1,37 triliun atau 100,21% dari target, tumbuh 17,24% secara tahunan.

Pendapatan BLU didominasi oleh sektor jasa pelayanan pendidikan dan kesehatan. Kontributor lainnya termasuk Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang mendukung optimalisasi layanan publik di Sumatera Utara.

PNBP Aset, Piutang, dan Lelang mencatatkan realisasi sebesar Rp77,18 miliar atau 105,32% dari target, dengan pertumbuhan signifikan pada semua komponennya.

PNBP Aset tumbuh 21,51% secara tahunan, mencapai Rp42,07 miliar, didorong oleh peningkatan pendapatan dari sewa tanah dan bangunan, serta penjualan barang rampasan.

PNBP Piutang Negara tumbuh 30,81% menjadi Rp128,76 juta, terutama dipengaruhi oleh pembayaran angsuran debitur dari sektor usaha kecil dan menengah yang memanfaatkan program keringanan utang.

Sementara itu, PNBP Lelang mencatatkan pertumbuhan 31,16%, dengan realisasi Rp34,98 miliar. Pendapatan dari lelang didominasi oleh Bea Lelang Penjual dan Bea Lelang Pembeli, yang berasal dari jenis lelang eksekusi hak tanggungan, barang rampasan, dan harta pailit.

Transfer ke Daerah (TKD) hingga November 2024 mencapai Rp41,44 triliun atau 93,10% dari pagu, mengalami peningkatan 9,32% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dana Alokasi Umum (DAU) menjadi komponen terbesar dalam TKD, dengan realisasi Rp25,46 triliun atau 97,68% dari pagu.

Pertumbuhan ini didukung oleh penyaluran DAU untuk program spesifik seperti DAU PPPK, DAU bidang pekerjaan umum, kesehatan, dan pendidikan.

Dana Bagi Hasil (DBH) mencatat realisasi Rp1,61 triliun atau 79,20% dari pagu, didorong oleh penyaluran DBH PPh Pasal 21 dan PPh Pasal 25/29 untuk triwulan IV kepada 25 pemerintah daerah.

Selanjutnya, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik terealisasi sebesar Rp2,47 triliun atau 71,62% dari pagu, dengan peningkatan penyaluran tahap III atas pekerjaan yang telah selesai lebih awal dari batas waktu.

Sebaliknya, Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik hanya mencapai Rp6,93 triliun atau 88,70% dari pagu, mengalami perlambatan akibat beberapa pemerintah daerah baru menyelesaikan penyaluran tahap awal seperti Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas.Dana Desa juga menunjukkan realisasi yang signifikan, mencapai Rp4,62 triliun atau 97,75% dari pagu.

Realisasi ini didorong oleh percepatan penyaluran tahap kedua dan tambahan Dana Desa. Selain itu, Insentif Fiskal mencatatkan realisasi Rp344,54 miliar atau 81,65% dari pagu, mencerminkan kinerja baik dalam pengelolaan keuangan daerah serta insentif dari tahun anggaran berjalan.

Komponen-komponen ini menggambarkan bagaimana TKD berperan penting dalam mendukung pembangunan daerah secara merata.Dukungan APBN terhadap sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) diwujudkan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp14,72 triliun kepada 252.500 debitur atau 21,77% dari total UMKM di Sumatera Utara.

Sebagian besar penyaluran ini berada pada skema mikro dengan nilai Rp11,12 triliun. Selain itu, pembiayaan Ultra Mikro (UMi) mencapai Rp774,94 miliar, dengan kontribusi terbesar dari pinjaman pada rentang Rp2,5 juta hingga Rp5 juta.

Kinerja APBN Sumatera Utara hingga November 2024 melanjutkan tren positif. Realisasi belanja yang meningkat mendukung program-program prioritas pemerintah, sementara PNBP telah melampaui target APBN.

Dalam konteks global yang masih melemah akibat faktor geopolitik, perubahan iklim, dampak kebijakan proteksionis, dan harga komoditas, peran APBN tetap dioptimalkan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan konsumsi masyarakat yang kuat dan inflasi yang terkendali, perekonomian Sumatera Utara pada kuartal IV 2024 diproyeksikan tetap terjaga. APBN akan terus berperan sebagai instrumen strategis dalam mendukung program-program pemerintahan baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Tim )

 

Rimbunnews.com – Karo – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional, Polres Tanah Karo bersama Dinas Perikanan Karo, melaksanakan kegiatan penebaran benih ikan nila sebanyak 12.500 ekor di Desa Rumamis, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis(19/12/2024) pukul 11.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla.

Penebaran benih ikan nila dilakukan di kolam ikan milik Karyawan Sembiring, salah satu warga Desa Rumamis, sebagai upaya mendorong ketahanan pangan di tingkat lokal.

Kegiatan ini turut dihadiri Waka Polres Tanah Karo, Kompol Zulham, S.H., S.Kom., M.H., Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karo Sarjana Purba, S.T.P., M.M., beserta stafnya, serta para pejabat utama Polres Tanah Karo.

Kapolres Tanah Karo, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian Polres Tanah Karo terhadap ketersediaan pangan, khususnya di sektor perikanan. “Kami berharap penebaran benih ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan produktivitas hasil perikanan di wilayah Tanah Karo, serta membantu masyarakat untuk menjaga ketahanan pangan,” ujar Kapolres.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi yang tinggi dari masyarakat setempat. Karyawan Sembiring, pemilik kolam ikan, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian Polres Tanah Karo. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Semoga bisa memberikan hasil yang baik bagi perekonomian keluarga kami dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Sarjana Purba, juga mengapresiasi langkah Polres Tanah Karo dalam mendukung program pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa sinergi antara instansi kepolisian dan pemerintah daerah sangat penting untuk mendorong terciptanya ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Kegiatan penebaran benih ikan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menciptakan ketersediaan pangan yang memadai sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Karo. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Deli Serdang – Kabupaten Deli Serdang memperingati Hari Bela Negara ke-76 dengan menggelar Upacara di Halaman Kantor Bupati Deli Serdang. Kamis (19/12/24)

Hadir sejumlah Pejabat Daerah dan peserta upacara dari berbagai instansi setempat. Turut hadir Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Raphael Sandhy Cahya Priambodo SIK yang diwakili oleh Wakapolresta Deli Serdang AKBP Juliani Prihartini SIK MH

Upacara dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berlangsung  dengan serangkaian acara yang mencakup pembacaan ikrar bela negara, amanat oleh Inspektur Upacara serta menyanyikan lagu Mars Bela Negara.

Salah satu momen penting dalam upacara tersebut adalah pembacaan amanat Presiden Republik Indonesia yang disampaikan oleh PJ Bupati Deli Serdang, Ir Wiriya Alrahman, M.M

Dalam amanatnya, Presiden mengingatkan seluruh rakyat Indonesia tentang pentingnya semangat bela negara yang diwariskan oleh para pahlawan dalam mempertahankan kedaulatan negara, terutama mengingat kembali peristiwa bersejarah Agresi Militer Belanda II pada tanggal 19 Desember 1948 yang menjadi tonggak peringatan Hari Bela Negara.

Saat diwawancarai, Wakapolresta Deli Serdang AKBP Juliani Prihartini SIK MH mengatakan ,” Melalui peringatan Hari Bela Negara ke-76 ini, diharapkan seluruh masyarakat Kab. Deli Serdang dan Indonesia pada umumnya dapat semakin menggelorakan semangat bela negara, menjaga persatuan, serta berkontribusi nyata dalam memajukan bangsa menuju Indonesia yang lebih kuat dan maju di masa depan” pungkasnya. (Mabhirink Gutul)

 

 

Rimbunnews.com – Karo – Polres Tanah Karo turut serta dalam upacara peringatan Hari Bela Negara ke-76 yang digelar di Lapangan Apel Kantor Bupati Karo, Kamis(19/12/2024), pukul 07.45 WIB. Kegiatan bertema “Gelorakan Semangat Bela Negara untuk Indonesia Maju” ini dihadiri oleh berbagai elemen, termasuk TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan pelajar.

Inspektur Upacara Kajari Karo Darwis Burhansyah, S.H., M.H., memimpin jalannya upacara, yang turut dihadiri oleh Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, perwakilan Dandim 0205/TK Mayor Inf J. Siboro, perwakilan Kapolres Tanah Karo Kasat Binmas AKP Jensen Sitanggang, serta unsur SKPD Pemda Karo.

Kajari Karo dalam amanatnya, yang membacakan arahan Presiden RI, menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi momen refleksi atas perjuangan bangsa Indonesia. “Hari Bela Negara mengingatkan kita pada semangat perjuangan pahlawan yang mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Kita harus terus menjaga persatuan demi Indonesia yang lebih maju,” ujar Darwis Burhansyah.

Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, juga mengapresiasi partisipasi semua pihak dalam upacara ini. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersamansama mengamalkan nilai nilai Pancasila dalam kehidupan sehari hari.

Kasat Binmas AKP Jensen Sitanggang, menyatakan bahwa Polri akan terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Polri.

Upacara berjalan dengan khidmat dan diakhiri dengan doa bersama untuk Indonesia yang lebih damai, maju dan sejahtera. ( Mabhirink Gutul)

 

 

Rimbunnews.com – Samosir – Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman, S.H., S.I.K., M.H., memimpin upacara peringatan Hari Bela Negara ke-76 yang berlangsung di Lapangan Mako Polres Samosir, Kamis (19/12/2024). Upacara ini mengusung tema “Gelorakan Bela Negara untuk Indonesia Maju” dan dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Samosir, personel gabungan Polres Samosir serta Polsek Pangururan.

Sebagai Inspektur Upacara, Kapolres Yogie Hardiman membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam amanat tersebut, Presiden menegaskan pentingnya mengingat sejarah perjuangan bangsa, khususnya pada masa Agresi Militer Belanda II tahun 1948, yang melahirkan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukit Tinggi.

“Peringatan Hari Bela Negara ini adalah momen untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang mempertahankan kedaulatan negara. Pembentukan PDRI menjadi simbol ketangguhan bangsa Indonesia dalam menjaga kemerdekaan dan keutuhan NKRI,” ujar Kapolres saat membacakan amanat.

Presiden juga menekankan lima nilai dasar bela negara, yakni cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan pada Pancasila, rela berkorban, dan kemampuan awal bela negara. Nilai-nilai ini, kata Presiden, menjadi landasan penting untuk membangun mental dan fisik generasi bangsa yang tangguh.

Dalam amanat tersebut, Presiden mengingatkan tantangan strategis yang dihadapi Indonesia, seperti ketegangan geopolitik, perang siber, konflik regional, hingga perubahan iklim. “Untuk itu, diperlukan kebijakan pertahanan yang adaptif dan implementasi Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata),” tambahnya.

Di akhir amanat, Kapolres Yogie menyampaikan pesan kepada personel Polres Samosir untuk meningkatkan semangat bela negara melalui kerja yang ikhlas dan bertanggung jawab. “Kita hadir untuk negara. Mari kita wujudkan pelayanan optimal kepada masyarakat, menjadikan Kabupaten Samosir sebagai destinasi wisata yang aman dan nyaman. Itu adalah bukti dedikasi kita sebagai abdi negara,” tutupnya.

Peringatan Hari Bela Negara ke-76 ini menjadi momentum untuk menguatkan kembali komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan dan berkontribusi nyata untuk mewujudkan Indonesia maju. ( Mabhirink Gutul)