RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews.com –  Karo – Personel Satresnarkoba Polres Tanah Karo kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial TPN alias Sobong(43), warga Jln. Kapten Bom Ginting, Kelurahan Lau Cimba, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, yang diketahui sebagai residivis, kembali diamankan atas dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu.

Penangkapan dilakukan pada Jumat(14/03/2025), sekitar pukul 14.00 WIB di rumah tersangka. Dalam penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa tiga paket plastik klip berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bersih 0,26 gram, satu plastik klip kosong, uang tunai Rp150.000, serta satu buah jaket yang digunakan tersangka.

Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla, mengungkapkan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Tanah Karo.

“Personel Satresnarkoba telah melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti di dalam kantong jaket yang dipakai oleh tersangka. Saat ini, kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang terkait dengan tersangka,” ujar Kapolres.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 dan Pasal 114 ayat 1 Undang Undang Narkotika, dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara.

Polres Tanah Karo mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberantas peredaran narkotika dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com, Medan – Anggota DPD RI, Pdt. Penrad Siagian, merespons banjir bandang yang menerjang kawasan wisata Parapat, tepatnya di Jalan Sisingamaraja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, pada Minggu, 16 Maret 2025, sekitar pukul 17.00 WIB.

Material batu dan lumpur yang mengalir deras dari Sungai Batu Gaga menyebabkan sejumlah kendaraan terjebak dan beberapa bangunan rusak.

Fasilitas kesehatan, termasuk Unit Gawat Darurat (UGD) di RSUD Parapat, juga terendam banjir.

Penrad menduga kuat bencana ini terjadi karena adanya penebangan liar (illegal logging) dan aktivitas perkebunan kayu eukaliptus oleh PT Toba Pulp Lestari (TPL) di sekitar Kawasan Danau Toba (KDT).

Penrad menyatakan, hutan gundul akibat penebangan liar membuat struktur tanah menjadi longgar dan kehilangan daerah resapan air.

“Konsesi PT TPL yang tidak transparan tentang batas-batasnya. Patut diduga, ini adalah tindakan illegal logging berkedok konsesi. Ini yang harus diusut tuntas,” kata Penrad dalam keterangannya, Senin, 17 Maret 2025.

Ia mendesak seluruh kepala daerah dan aparat penegak hukum di Kawasan Danau Toba untuk bersikap tegas terhadap praktik illegal logging.

“Kepala daerah dan aparat penegak hukum yang ada di Kawasan Danau Toba (KDT) harus mengambil sikap atas semua tindakan illegal logging yang kerap terjadi di KDT. Bagaimana mungkin daerah yang berada di dataran tinggi bisa mengalami banjir seperti ini. Ini banjir bandan yang artinya kiriman dari bukit yang sudah gundul,” ujarnya

Penrad juga mengkhawatirkan dampak banjir bandang ini terhadap daerah-daerah satelit Parapat.

“Jika bukit-bukit dan hutan di perbukitan terus digunduli, kota-kota satelit seperti Pematangsiantar, Dairi, Toba dan wilayah lainnya akan mengalami banjir kiriman dari perbukitan yang ada di Kawasan Danau Toba,” ujarnya.

Diketahui, pada 1 Desember 2024, banjir bandang dan tanah longsor juga melanda Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 12 orang dinyatakan hilang, dan hingga hari keenam, hanya dua korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal.

Sekitar 160 jiwa mengungsi di Kantor Camat Baktiraja dan Gedung Serbaguna HKBP Simanullang Sinambela. Bencana tersebut juga merusak gedung Hotel Senior, fasilitas gereja, fasilitas umum, dan puluhan hektar lahan pertanian warga.

Pada saat itu, lanjutnya, tim investigasi yang dibentuk Pemerintah Provinsi Sumatra Utara menemukan dugaan perambahan hutan (illegal logging) pasca-bencana di Desa Simangulampe.

Oleh sebab itu, Penrad menegaskan bahwa pemerintah harus mengambil langkah serius untuk mengatasi kerusakan lingkungan di Kawasan Danau Toba.

“Konsesi PT TPL yang sampai saat ini tidak jelas atau tidak transparan tentang batas-batas konsesinya. Ini bukan soal jumlah. Jumlahnya memang ada tetapi tidak jelas batas-batasnya di mana saja. Sehingga bisa diduga itu adalah illegal logging berkedok konsesi!” ucap Penrad.[*]

 

Rimbunnews com – Jakarta – Hingga 28 Februari 2025, pemerintah telah mencatat penerimaan pajak dari sektor usaha ekonomi digital sebesar Rp33,56 triliun Tahun 2025.

Jumlah tersebut berasal dari pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) sebesar Rp26,18 triliun, pajak kripto sebesar Rp1,21 triliun, pajak fintech (P2Plending)  sebesar Rp3,23 triliun, dan pajak yang dipungut oleh pihak lain atas transaksi pengadaan barang dan/atau jasa melalui Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (pajak SIPP) sebesar Rp2,94 triliun.

Sementara itu, hingga Februari 2025 pemerintah telah menunjuk 211 pelaku usaha PMSE menjadi pemungut Pajak atas Pertambahan Nilai (PPN). Pada bulan Februari 2025terdapat sepuluh Wajib Pajak PMSE dalam negeri yang dihapus serta digabungkan ke NPWP Pusat Badan dengan flagging PMSE.

Sepuluh Wajib Pajak tersebut antara lain PT. Jingdong Indonesia Pertama, PT. Shopee International Indonesia, PT. Ecart Webportal Indonesia, PT. Bukalapak.Com, PT. Tokopedia, PT. Global Digital Niaga, PT. Dua Puluh Empat JamOnline, PT. Fashion Marketplace Indonesia, PT. Ocommerce Capital Indonesia, dan PT. Final Impian Niaga.

Dari keseluruhan pemungut yang telah ditunjuk, 188 PMSE telah melakukan pemungutan maupun penyetoran PPN PMSE sebesar Rp26,18 triliun. “Jumlah tersebut berasal dari Rp731,4 miliar setoran tahun 2020, Rp3,90 triliun setoran tahun 2021, Rp5,51 triliun setoran tahun 2022, Rp6,76 triliun setoran tahun 2023, Rp8,44 triliun setoran tahun 2024 dan Rp830,3miliar setoran tahun 2025,” papar Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Dwi Astuti, Minggu (16/3/2025).

Penerimaan pajak kripto telah terkumpul sebesar Rp1,21 triliun sampai dengan Februari2025. Penerimaan berasal dari Rp246,45 miliar penerimaan tahun 2022, Rp220,83 miliar penerimaan tahun 2023, Rp620,4 miliar penerimaan 2024, dan Rp126,39 miliar penerimaan 2025. Penerimaan pajak kripto tersebut terdiri dari Rp560,61miliar penerimaan PPh 22 atas transaksi penjualan kripto di exchanger dan Rp653,46 miliar penerimaan PPN DN atas transaksi pembelian kripto di exchang.

Pajak fintech (P2P lending) juga telah menyumbang penerimaan pajak sebesar Rp3,23 triliun sampai dengan Februari 2025. Penerimaan dari pajak fintech berasal dari Rp446,39 miliar penerimaan tahun 2022, Rp1,11 triliun penerimaan tahun 2023, Rp1,48 triliun penerimaantahun 2024, dan Rp196,49 miliar penerimaan tahun 2025. Pajak fintech yang terdiri atas PPh 23 atas bunga pinjaman diterima WPDN dan BUT sebesar Rp832,59 miliar, PPh 26 atas bunga pinjaman yang diterima WPLN sebesar Rp720,74 miliar, dan PPN DN atas setoran masa sebesar Rp1,68 triliun.Penerimaan pajak atas usaha ekonomi digital lainnya berasal dari penerimaan pajak SIPP.

Hingga Februari 2025, penerimaan dari pajak SIPP sebesar Rp2,94 triliun. Penerimaan dari pajak SIPP tersebut berasal dari Rp402,38 miliar penerimaan tahun 2022, sebesar Rp1,12 triliun penerimaan tahun 2023, Rp1,33 triliun penerimaan tahun 2024, dan Rp93,93miliar penerimaan tahun 2025. Penerimaan pajak SIPP terdiri dari PPh sebesar Rp199,96miliar dan PPN sebesar Rp2,74 triliun.

“Dalam rangka menciptakan keadilan dan kesetaraan berusaha (level playing field) bagi pelaku usaha baik konvensional maupun digital, pemerintah masih akan terus menunjuk para pelaku usaha PMSE yang melakukan penjualan produk maupun pemberian layanan digital dari luar negeri kepada konsumen di Indonesia,” tambah Dwi.

Dijelaskan Dwi lagi, bahwa pemerintah akan menggali potensi penerimaan pajak usaha ekonomi digital lainnya seperti pajak kripto atas transaksi perdagangan aset kripto, pajak fintech atas bunga pinjaman yang dibayarkan oleh penerima pinjaman, dan pajak SIPP atas transaksi pengadaan barang dan/atau jasa melalui Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah.Informasi lebih lanjut mengenai PPN produk. ( Rel )

Rimbunnews.com – Medan – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara bersama jajaran berhasil mengungkap 132 kasus tindak pidana narkotika selama sepekan, mulai tanggal 10 hingga 17 Maret 2025.

Dari pengungkapan ini, sebanyak 164 tersangka diamankan, yang terdiri dari 33 pemakai dan 131 orang yang tergabung dalam jaringan peredaran narkoba.

Dalam pengungkapan kasus narkoba tersebut, petugas menyita berbagai barang bukti narkotika, antara lain sabu seberat 33,82 kilogram, ganja seberat 1 kilogram, kokain seberat 7 gram, pil ekstasi sebanyak 18.446 butir, dan obat excimer sebanyak 90 butir.

Selain narkotika, sejumlah barang bukti lainnya turut disita berupa 12 unit sepeda motor, 2 unit mobil, uang tunai sebesar Rp16.627.000, 57 unit telepon seluler atau tablet, 23 timbangan digital, dan 12 alat hisap sabu (bong).

Kapolda Sumut, Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., melalui Plt. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberantas peredaran narkoba di wilayah Sumatera Utara tanpa kompromi.

“Kami akan terus melakukan upaya pemberantasan narkoba dengan intensif dan tegas. Pengungkapan kasus ini merupakan bukti nyata dari kerja keras Ditresnarkoba Polda Sumut dan jajaran dalam menjaga masyarakat dari bahaya narkotika. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berperan aktif dalam memberikan informasi yang dapat membantu pemberantasan narkoba di wilayah ini,” tegas Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem, Senin (17/04)2025)

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Polda Sumut akan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak dalam mengungkap jaringan-jaringan narkotika, khususnya di wilayah Sumatera Utara. “Kami tidak akan berhenti. Semua pelaku yang terlibat akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Pengungkapan besar ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan narkotika dan semakin mempersempit ruang gerak jaringan pengedar di wilayah Sumatera Utara. (Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Medan – Hebat….tak henti- hentinya Keluarga besar PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Tuntungan terus berbagi dengan sesama di bulan Suci Ramadhan 1446 H.

Kali ini, setelah seluruh ranting mendapat giliran, PAC Pemuda Pancasila Medan Tuntungan pimpinan Sempurna Sembiring melaksanakan bagi takjil gratis kepada masyarakat sekitar termasuk para pengguna kendaraan yang melintas di Jalan Petunia Raya Kel. Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan, tepatnya di depan kantor PAC PP Medan Tuntungan, Senin (17/03/²025).

Kali ini , selain Pembagian takjil di jalan  juga dilakukan penyerahan  paket takjil gratis kepada pengurus mesjid Nurul Iman  Kelurahan Namo Gajah yang diterima oleh marbot mesjid, Kaharudin.

Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Tuntungan Sempurna Sembiring didampingi Ketua Ranting Pemuda Pancasila Namo Gajah Taruna Jaya Sinulingga, SE mengatakan, kegiatan pembagian takjil gratis seperti ini sudah menjadi agenda khusus PAC PP Medan Tuntungan dalam membantu meringankan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa setiap tahunnya.

Apalagi, ungkapnya, bisa membantu masyarakat yang sedang berpuasa dan berada jauh dari rumahnya.

“Kami tak pernah merasa rugi atau letih meski pembagian takjil tersebut diberikan setiap hari. Karena ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap sesama, khususnya umat Islam yang menjalankan ibadah puasa, kami memang bukan yang terbaik, tapi berusaha menjadi salah satu diantaranya,’ ujar Sempurna Sembiring.

Dia juga mohon maaf bagi masyarakat yang merasa perjalanannya terganggu setiap kali keluarga besar PAC Pemuda Pancasila menjalankan bagi-bagi takjil yang berada di pinggir jalan.

“Atas nama keluarga besar PAC Pemuda Pancasila Medan Tuntungan, saya mohon maaf kepada seluruh pengguna kendaraan yang merasa terganggu saat kami melaksanakan pembagian takjil gratis ini. Dan semoga kiranya pula bantuan yang kami berikan bisa bermanfaat bagi yang menerimanya,” tandas Sempurna.

Disela-sela pembagian takjil tersebut, selah seorang penerima takjil merasa bangga dan berterima kasih kepada pengurus serta anggota PP Medan Tuntungan karena sudah membantu masyarakat untuk berbuka puasa .

Beliau juga mengatakan semoga PP Medan Tuntungan terus maju dan jaya kedepan, katanya. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Deli Serdang – Selama bulan suci Ramadhan, Polresta Deli Serdang mengintensifkan pengamanan sholat tarawih di berbagai masjid di wilayah hukumnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan umat Muslim dapat beribadah den

 

gan aman dan nyaman.

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol. Raphael Sandhy Cahya Priambodo, S.I.K., menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel untuk mengamankan masjid-masjid yang menjadi pusat pelaksanaan ibadah tarawih.

“Kami berkomitmen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Personel kepolisian telah disiagakan di berbagai titik strategis guna mencegah potensi gangguan keamanan, seperti aksi kriminalitas dan kemacetan di sekitar masjid,” ujar Kombes Pol. Raphael Sandhy Cahya Priambodo, Senin (17/3/2025).

Kepolisian juga melakukan patroli rutin pada jam-jam rawan, terutama di lokasi yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat saat tarawih.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga ketertiban. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan ke petugas terdekat atau melalui layanan Call Center 110,” tambahnya.

Polresta Deli Serdang juga bersinergi dengan pihak pengurus masjid untuk memastikan jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk.

Dengan adanya pengamanan ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih tenang, tanpa gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Sergai – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Polres Serdang Bedagai (Sergai) dan wartawan unit Polres Sergai serta Ikatan Wartawan Online (IWO) Sergai pada Senin, 17/3.

Mereka memberikan bantuan kepada keluarga Hendra (40) dan Maimunah (38), warga Desa Bogak Besar, Serdang Bedagai yang rumahnya roboh akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada Senin, 17 Maret 2025, sekitar pukul 04.00 WIB, saat keluarga tersebut sedang bersiap untuk makan sahur. Tanpa peringatan, rumah mereka tiba-tiba ambruk, menyebabkan mereka kehilangan tempat tinggal.

Hendra, saat dikonfirmasi, mengungkapkan kesedihannya atas musibah ini. “Kami sedang sahur, tiba-tiba rumah roboh. Semua barang-barang tertimbun. Kami sekarang terpaksa tinggal sementara di rumah orang tua dan saudara,” ujarnya dengan raut wajah penuh kesedihan.

Sang istri, Maimunah, juga tak kuasa menahan air mata. “Kami sangat sedih, tidak tahu harus tinggal di mana. Rumah kami sudah tidak bisa dihuni lagi,” tuturnya.

Mengetahui kondisi keluarga Hendra, Polres Sergai bersama wartawan dari unit Polres dan Pengurus Daerah IWO Sergai segera turun tangan untuk memberikan bantuan. Kehadiran mereka di lokasi tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga dukungan moral bagi keluarga yang tengah dirundung musibah.

Turut hadir dalam aksi sosial ini Ipda Brimen Sihotang serta wartawan unit Polres Sergai Budiono dan Yusnar. Hadir pula Ketua PD IWO Sergai, Sutrisno, serta Kepala Dusun VII, Surya Darma.

“Kita turut prihatin atas musibah ini. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban keluarga korban, ini merupakan implementasi Polri untuk masyarakat,” ujar Ipda Brimen Sihotang.

Aksi kepedulian ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Mereka berharap ada bantuan lebih lanjut, baik dari pemerintah maupun pihak lain, agar keluarga Hendra bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

Hendra (40) didampingi istrinya Maimunah (38), warga penerima bantuan pun menyampaikan rasa syukur dan terimakasih atas kepedulian Polres Serdang Bedagai dan wartawan.

“Alhamdulillah, terimakasih Bapak Polisi dan wartawan, semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ucapnya. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimnunnews.com – Medan – Di tengah suasana bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Ipda Herman Hadi Basuki atau yang akrab disapa Pak Bhabin, tetap terus berkreativitas memproduksi konten yang mengedukasi masyarakat di Sumut, untuk berlalu lintas dengan baik dan tertib. Apa lagi, sepekan kedepan sudah memasuki arus mudik Lebaran 2025.

Atas hal itu, kedatangan Pak Bhabin bertujuan untuk membuat konten edukasi tentang tertib berlalu lintas menjelang mudik Lebaran, serta berbagai pesan edukatif lainnya. Konten Pak Babin berkolaborasi dengan personel Polda Sumut, seperti AKP Nanang Kusumo, Iptu Mira Puspita, Iptu Lila Pane, Ipda Brimen Sihotang, dan sejumlah personel lainnya, ia aktif dalam pembuatan konten edukasi di berbagai lokasi di Sumut, pada Rabu 12 Maret 2025.

“Sumut ini unik ya melihat sekilas perjalanan jadi banyak ide konten edukasi, kesannya suara besar namun ramah,” sebut Ipda Herman Hadi Basuki, dalam keterangan persnya, Kamis 13 Maret 2025.

Ipda Herman mengaku senang hadir di Sumut, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, melalui kreativitas di dunia digital dan media sosial. “Tujuan kita hadir di Sumut untuk menyerap langsung ide konten sesuai daerahnya dan menjadikan konten edukatif namun dengan konsep humor jenaka menyampaikan pesan-pesan Kepolisian kepada masyarakat,” jelas Ipda Herman.

Kunjungan Pak Bhabin ke Sumut merupakan bagian dari kebijakan resmi Pimpinan Polri, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan, dan Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana. Kebijakan ini langsung ditindaklanjuti oleh Karo SDM Kombes Bony Sirait dan Irwasda Kombes Nanang Masbudi.

Kombes Bony Sirait dalam perbincangan interaktif dengan Pak Bhabin dan personel lainnya mengungkapkan apresiasinya atas cara unik Pak Bhabin dalam menyampaikan pesan Kamtibmas.

“Terima kasih Pak Bhabin telah hadir di Sumut. Salam hormat kepada Bapak Kapolri. Konten edukasi Pak Bhabin unik, disukai masyarakat, dan mudah dipahami, sambil tetap menyampaikan pesan Kamtibmas sebagai anggota Polri,” ujar Kombes Bony Sirait.

Ia juga sempat berbagi pengalaman bertugas di Sumut dengan penuh canda tawa, menyebut dirinya sebagai putra campuran “Bakso” (Batak-Solo).

Ipda Brimen Sihotang, rekan satu angkatan Pak Bhabin sejak Bintara TTNT-Asade dan Perwira Resimen 51AP, mengapresiasi kehadiran Pak Bhabin di Sumut, yang sehari-hari Pak Bhabin bertugas sebagai staf Spripim Kapolri bidang media.

“Kita bersyukur dengan kebijakan Pimpinan Polri, kehadiran Pak Bhabin dan konten-konten edukasinya dengan konsep jenaka membawa dampak positif bagi citra Polri, terutama di tengah berbagai sorotan dan opini publik yang beragam,” ungkapnya.

Kehadiran Pak Bhabin di Sumut disambut dengan antusias oleh masyarakat, termasuk anak-anak dan guru sekolah. Mereka senang bisa melihat langsung sosok yang biasanya hanya mereka saksikan melalui media sosial. Di salah satu lokasi di depan SDN 101878 Kanan 1 Tanjung Morawa, para murid dan guru tampak bersemangat menyapa dan berfoto bersama.

“Anak-anak dan kami para guru sangat senang melihat langsung kehadiran Pak Bhabin di depan sekolah. Biasanya, kami hanya melihat konten edukasinya di media sosial, yang selalu menarik dan penuh humor,” ujar Kepala Sekolah SDN 101878 Kanan 1 Tanjung Morawa, Erni Yusri Lubis.

Bahkan, seorang pengemudi ojek online, Aji Prayuda, yang kebetulan melintas, spontan berhenti untuk menyaksikan proses pembuatan konten hingga selesai. “Berhenti dulu ini, Pak, ada lihat Pak Bhabin di jalan! Senang sekali bisa lihat langsung, biasanya cuma di media sosial. Pak Bhabin juga ramah, mau diajak foto,” katanya dengan wajah bahagia.

Dengan gaya khasnya yang menghibur namun tetap sarat makna, Pak Bhabin berhasil menarik perhatian masyarakat dan menyampaikan pesan-pesan edukatif dengan cara yang lebih mudah diterima. Kehadirannya di Sumatera Utara menjadi bukti bahwa edukasi lalu lintas dan pesan kamtibmas Polri bisa dikemas dengan cara kreatif tanpa menghilangkan esensi pesan yang ingin disampaikan. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews com – Sergai – Dalam upaya meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu di bulan suci Ramadhan 1446 H, Sat Binmas Polres Serdang Bedagai (Sergai) menggelar kegiatan sosial dengan membagikan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Serdang Bedagai, Iptu Inja Kaban, bersama sejumlah personel Polres Sergai lainnya.

Mereka menyambangi rumah dua warga penerima bantuan di Dusun I, Desa Sentang, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Rabu (12/3)

Dua warga yang menerima bantuan tersebut adalah Muhammad Yunus alias Nasib (67), seorang nelayan, serta Salbiah (60), pencari kerang. Keduanya merupakan warga kurang mampu yang sehari-hari berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya bagi yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Iptu Inja Kaban.

Salbiah (60), pencari kerang warga penerima bantuan pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian Polres Serdang Bedagai.

“Terimakasih Bapak Polisi, sangat terbantu dengan adanya bantuan ini, karena situasi ekonomi kami yang sulit,” pungkasnya.

Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari program sosial kepolisian yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama selama bulan suci Ramadhan. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Simatohir– Sebuah rumah di Dusun I, Desa Simatohir, mengalami kerusakan akibat longsor yang terjadi pada Kamis malam (13/3). Longsor yang dipicu oleh hujan deras selama lebih dari tiga jam itu menyebabkan aliran air dan lumpur memasuki rumah warga serta menutup akses jalan masuk.

Hingga saat ini, warga menilai respons dari aparat pemerintahan Desa masih lambat dalam penanganan bencana. Tidak adanya tindakan cepat dari pemerintah Desa menimbulkan kekecewaan yang mendalam serta mempertanyakan kepedulian aparatur Desa terhadap warganya yang terdampak bencana.

Tanggung Jawab Pemerintah Desa bila ditinjau berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, kepala desa bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, termasuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam keadaan darurat bencana.

Pasal 68 ayat (1) huruf c menyebutkan bahwa masyarakat desa berhak mendapatkan perlindungan dan bantuan dalam situasi darurat dan bencana.

Menurut keterangan warga yang terdampak, longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur sekitar 3 jam lebih. Salah satu rumah milik warga, yang berada di bawah Bukit, terkena dampak Longsor , Aliran air dan Lumpur memasuki rumah.

“Iya, Padam Malam itu terdengar suara bebatuan berjatuhan dari atas bukit dan halaman rumah kami tergenangi oleh lumpur dan batu setinggi lutut orang dewasa dan aliran air mengalir ke dalam rumah. Sampai sekarang belum ada bantuan apa pun dari pemerintah desa.
Padahal Malam itu juga kami sudah memberitahukan kepada aparat desa mengenai kondisi Rumah kami,” ujar salah seorang warga yang rumahnya terdampak.

Sikap aparat pemerintahan desa yang dinilai kurang tanggap memicu kekecewaan di kalangan masyarakat. Sejumlah warga berharap ada tindakan cepat, seperti evakuasi, bantuan darurat, serta upaya penanggulangan agar bencana serupa tidak terjadi lagi.

“Kami hanya ingin ada perhatian dan tindakan nyata. Jangan sampai dibiarkan begitu saja,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah desa terkait lambannya penanganan bencana ini. Warga berharap aparat desa segera turun tangan dan memberikan solusi konkret bagi korban terdampak serta langkah-langkah preventif untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. ( Mabhirink Gutul)