Hadikan Seribu Umat,  Herryamgo Pimpin Sembahyang Leluhur di Vihara Satya Dharma Semien Fo

oleh

Rimbunnews.com – Medan – Pimpinan Vihara Satya Dharma Semien Fo, Herryamgo Pimpin Sembahyang Leluhur Tempat Ibadah Tridharma Vihara Satya Dharma Semien Fo di Jalan Jambu no. 118 Kompak Cemara Asri Deli Serdang.

Sembahyang leluhur tersebut dihadiri oleh ribuan umat dan masyarakat untuk menyampaikan permohonan kepada leluhur yang sudah mendahului kita.

Demikian disampaikan Pimpinan Vihara Satya Dharma Semien Fo, Herryamgo  kepada wartawan Rimbunnews.com disela- sela pelaksanaan ritual sembahyang leluhur tersebut,  Sabtu ( 06/09/2025).

Lebih lanjut Herryamgo menyampaikan, dalam sembahyang leluhur tersebut dilakukan pembakaran kotak baju (coa sio) dan sejenis uang jalan ( khoci shio).

” Sembahyang leluhur ini  setiap tahunnya kita laksanakan dan sudah merupakan agenda tahunan bagi kita,” kata Herryamgo

Baca juga  Polda Sumut dan Kemala Bhayangkari Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Tapsel, Tapteng, dan Sibolga

Herryamgo juga menyampaikan, untuk sembahyang Pho toh/ Ulambana  ini diperlukan macam- macam  keperluan ritual,  macam-macam  sembako untuk Fokung, rantangan Vegetarian selama sebulan, mainan anak, macam- macam makanan dan Sesajen, macam- macam minuman, macam- macam  kue dan buah dan lain-lainnya.

“Bulan 7 Imlek juga adalah bulan penuh syukur dan bulan kebaktian. Ini mengingatkan kita harus berbakti dan berterima kasih kepada orangtua

Penghormatan org yg telah meninggal, persembahan makanan, pembakaran uang arwah pembacaan Paritta,” jelas Herryamgo.

Demikian juga disampaikan Ketua PTITD Komda Sumut, Budi Malem bahwa sembahyang leluhur tersebut sangat baik kit laksanakan, karena disampaikan kita mengenang kita juga mengingat jasa- jasa orang yang telah mendahului kita, kata Budi.

Baca juga  Polsek Tanjung Beringin Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan

Budi Malem juga menghimbau seluruh umat yang hadir mari bersama-sama melestarikan budaya dan mengharomati perbedaan, menjaga toleransi, kerukunan dan peduli sesama dalam bingkai kebhinekaan Nusantara, harap Budi. ( Mabhirink Gutul)