Rimbunnews.com – Aceh – Ditengah terjadinya korban banjir yang menimpa Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Aceh kini membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak .Apalagi dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang tidak lama lagi.

Dalam hal ini Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabuddhi), dan Majelis Rohaniawan Tridharma Seluruh Indonesia (Matresia) Sumatera Utara menyalurkan ribuan paket bantuan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Minggu (04/01/2026).
Adapun bantuan yang disampaikan antara lain : air mineral 1.000 kotak, kompor beserta minyak tanah 200 paket, tikar 200 lembar, sajadan, mukena, peci , kelambu, selimut, mie instan serta makanan lainnya.
Rombongan relawan berangkat dari halaman Hotel Grand Mercure Medan, bergabung dengan BPBD Kota Medan, relawan kemanusiaan, donatur, serta unsur TNI.
Ketua Permabudhi Sumut, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B, didampingi Sekretaris Budi Darmawan, S.Ag, Budi Malem, SMt, dan pengurus lainnya menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk nyata empati terhadap penderitaan masyarakat Aceh Tamiang.
Bantuan dari Permabudhi tersebut disalurkan kepada dua titik yang sangat parah di Aceh Tamiang yakni Desa Lintang Bawah dan Kampung Durian di Aceh Tamiang.
Ketua Permabudhi Sumut , Drs Wong Chun Sen Tarigan MPd.B yang juga Ketua DPRD Kota Medan menyampaikan, kami dari jajaran Permabudhi yang tergabung dari berbagai komunitas dan para donatur kita memperhatikan daerah Aceh Tamiang ini tepatnya Desa Lintang Bawah keadaannya sangat parah, kata Wong.
Jadi dengan ini sangat butuh perhatian dari berbagai pihak untuk membantu teman-teman kita yang terpimpa bencana ini agar dapat menjalankan aktivitas seperti sebelumnya.
Dengan ini kami dari Permabudhi yang kesekian kalinya hadir di tempat ini untuk memberikan bantuan yaitu air mineral 1.000 kotak, kompor beserta minyak tanah dan mancisnya 200 paket, ini untuk menyambut Ramadhan dan kepada teman-teman muslim kita berikan sajadan, mukena, peci, demikian juga tikar , kelambu, selimut, mie instan serta makanan lainnya, jelas Wong.
Wong juga berharap dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan ini agar saudara kami yang terdampak jangan berkecil hati karena kita bersama dan keluarga dan pemerintah juga sedang berupaya untuk membantu, kata Wong.
Wong juga berharap agar pemerintah terus berupaya untuk membersihkan kayu- kayu yang bergelimpangan dan sampah serta tanahnya yang berserakan agar masyarakat dapat hidup lebih nyaman, pesan Wong.
Ucapan terimakasih dari Kepala Desa Lintang Bawah, Ramadhan kepada Permabudhi dan Tridharma atas kunjungan dan bantuan yang diberikan, karena bantuan yang diberikan sangat bermanfaat bagi kami semua, katanya .
Kami sangat berharap agar dalam menyambut bulan suci Ramadhan ini kami mendapat tempat yang layak , jadi kami mohon bantulah kami karena kami sangat membutuhkan bantuan dari kawan-kawan.
Memang Pemerintah sudah berupaya untuk membantu kami, tapi bantuan dari pemerintah tersebut tidak mencukupi karena penduduk kami sangat banyak, katanya.
Usai dari Kota Lintang Bawah, rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Kampung Durian. Sepanjang perjalanan, terlihat jalan dan permukiman warga masih dipenuhi genangan air dan lumpur.
Kehadiran tim Permabudhi disambut oleh Datuk Ibrahim Johar menyampaikan ribuan terimakasih kepada tim Permabudhi yang telah menyalurkan donasinya kepada kami masyarakat kampung durian yang terdampak musibah banjir, longsor dan terkena lumpur. Dan akan kami salurkan bantuan ini sebaik-baiknya kepada masyarakat , kata Ibrahim.
Turut hadir pengurus Permabuddhi Sumut dan rekawan yang turut serta pada kegiatan bakti sosial menyalurkan bantuan ke Aceh Tamiang tersebut antara lain Penasehat Hukum Permabudhi dan MARTRISIA Bapak Dr. Darmawan Yusuf, SH., SE., M.Pd., MH, Hendra loei, Yenny, Effendy Johan, Rajin Coa, Jun Chai yang juga penasehat hukum Permabuddhi Sumut, Relawan Kendro, Asun, Relawan Aping, Rudi Hartono, S.Kom dan lain-lain. ( Mabhirink Gutul)


