Lestarikan Budaya Tionghoa, Digelar Pelatih Tatung Perempuan di Vihara Kushinara Gabion Belawan 

oleh

 

Rimbunnews.com – Belawan – Dalam rangka melestarikan budaya Tionghoa serta membantu umat Tridharma yang memerlukan  bantuan sehingga dilatihlah para Tatung perempuan untuk menjalankan hal tersebut.

Demikian disampaikan Eka saat mengadakan pelatihan terhadap Tatung perempuan itu di Vihara Kushinara Gabion Belawan, Minggu 08 Desember 2024.

Eka menyampaikan pada Tatung uang mau dilatih membuat sebuah surat untuk menyatakan  seseorang itu akan dilatih menjadi seorang Tatung.

Setelah dilatih maka masuk ke kamar meditasi selama dua malam tiga hari , setelah menjalani meditasi  diakhiri dengan pembersihan diri menggunakan minyak dan pasir panas dan setelah melewati hal tersebut semuanya maka sahlah mereka sebagai Tatung dan dapat mengabdi kepada masyarakat, kata Eka didampingi ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem.

Baca juga  Patroli KRYD Dini Hari, Polres Pelabuhan Belawan Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Eka pelatih Tatung perempuan yang masih didampingi ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem menambahkan jadi pas malam natalan itu nanti nampak dia masuknya roh tersebut, kata Eka.

Apoi  sebagai pengelola Vihara Kushinara Gabion Belawan mengatakan, kita dari pengurus Vihara Kushinara Gabion Belawan hanya mengarahkan, memfasilitasi  dan menghantar para Tatung.

Setelah kita arahkan dan menghantar para Tatung ke pintu gerbang untuk menjadi Tatung murni . Setelah itu tinggal pribadi mereka untuk sungguh – sungguh belajar , karena itu merupakan hubungan pribadi mereka dengan yang Mahakuasa , jelas Apoi.

Lebih lanjut Apoi mengatakan, jadi apa yang diperoleh hasilnya kedepan itu tergantung pada mereka sesuai dengan keyakinan mereka, tambah Apoi.

Baca juga  Lestarikan Budaya Tionghoa, Ketua PITTD - SI 67 Komda Sumut  Hadiri Peringatan  HUT Kwan Kong Guan ping dan  Zhou Cang  di Cetya Setia Sejati

Sementara Cong Huan menambahkan, selama tiga hari  pengesahan laporan ke atas untuk menjadi Tatung  selama tiga hari itu surat tersebut dibakar selama tiga hari itu.

Tatung bagan betul – betul membantu umat  yang membutuhkan konsultasi, jadi secara umum sepuluh keluhan masyarakat dapat dibantu dengan cuma – cuma .

Selain itu juga ritual tolak bala , memnta permohonan rezeki serta juga diadakan bakti sosial setiap tahunnya, jelas cong guan .

Sementara Dina yang mengikuti pelatihan Tatung perempuan tersebut mengatakan dia termotivasi untuk seorang Tatung untuk membantu orang yang membutuhkan , kata Dina.

Sementara Ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem menyampaikan bahwa mereka dari Bahan  ingin mencetak Tatung perempuan yang dapat membantu masyarakat dan menjadi kan Tatung yang sesungguhnya, kata Budi. ( Mabhirink Gutul)