Ketua MATRISIA Komda Sumut Hadiri  Acara Doa Bersama  Ciako di Vihara Kushinara Gabion Belawan 

oleh

 

 

Rimbunnews.com – Belawan –  Ketua MATRISIA Komda Sumut Hadiri Doa Bersama  Ciako  ( Pho To ) di Vihara Kushinara Gabion Belawan, Sabtu ( 31/08/2024).

Kegiatan doa bersama tersebut dilakukan karena pada bulan tersebut, masyarakat Tionghoa percaya bahwa pintu alam baka terbuka dan para hantu dapat berkelana dengan bebas di dunia manusia selama satu bulan penuh, kata Budi Malem.

Budi Malem juga menyampaikan, pada bulan ke-7 ini, masayarakat Tionghoa merasa harus lebih hati-hati dan selektif dalam melakukan aktivitas. Mereka menghindari kegiatan semacam membuka usaha baru, menikah, atau bepergian jauh.

Hal tersebut dilakukan karena bulan arwah dipenuhi hal-hal yang bersifat tak menguntungkan, kata Budi.

“Semoga segala kebaikan dan keberkahan selalu menyertai saya dalam menjalani hidup ini,” pungkas Budi Malem.

Baca juga  Polsek Tanjung Beringin Ungkap Identitas ODGJ yang Ditemukan Meninggal

Adapun tujuan utama doa Buddha adalah untuk membantu pengikutnya mengembangkan pikiran yang jernih, belas kasih, dan kedamaian batin, jelas Budi.

Pengurus Vihara Kusninara, Apoi bahwa kegiatan selain meneruskan tradisi juga menjalin silaturahmi.

Sementara Pengurus Vihara Kusninara, Apoi menyampaikan,  bahwa kegiatan selain meneruskan tradisi juga menjalin silaturahmi, begitu juga kita mengucapkan terimakasih kepada warga sekitar mendukung kegiatan Sembahyang Pho To ( Ciako ).

Menurut Apoi, orang yang melakukan sembahyang di Vihara Kushinara ini bulan masyarakat Belawan atau Gabion saja, akan tetapi masyarakat dari berbagai kabupaten , kata Apoi sembari menyampaikan demikian juga keselamatan dan keamanan mereka harus kita jamin, tegas Apoi.

Kegiatan ini merupakan bentuk toleransi warga dikawasan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan yang menjadi contoh saling menghormati sehingga kegiatan berlangsung meriah aman dan lancar, kata Apoi.

Baca juga  Kapolsek Perbaungan AKP S. Gurusinga. SH Berikan Bimbingan Kepada Pelajar Yang Terlibat Aksi Tawuran

Sebelumnya Humas Vihara Kushinara Lee Kim Hok didampingi Ketua Matrisia Komda Sumut, Budi Malem mengatakan  upaya untuk tetap menun­­jukkan bakti kepada leluhur yang telah me­ninggal tetapi juga memperkokoh persatuan dalam keluarga dan yang segaris keturunan.

Lee  Kim Hok  yang juga  Ketua PSMTI Belawan ini menyampaikan pada sembahyang arwah ini tidak hanya berdoa bagi para leluhur, akan tetapi  juga memanjatkan doa kepada Bangsa dan Negara Indonesia selalu dalam kondusif, tentram dan  terhindar dari bencana, rakyat dapat hidup makmur, rukun dan saling bertoleransi satu dengan lainnya, katanya.

“Setiap kegiatan yang kami adakan merupakan momen yang digunakan untuk bertemu antar saudara dan mempererat tali persaudaraan serta makan bersama,” jelas  Lee Kim Hok.

Baca juga  Seorang Pekerja Drainase Tewas Tertimpa Beton dan Tiga Rekannya Mengalami Luka- luka

Kita  juga kita memanjatkan doa keberkahan bagi para nelayan yang melaut agar diberikan keselamatan dan hasil ikan yang didapat berlimpah  serya hasil tangkapan tersebut dapat dipasarkan dengan lancar

, tambah Lee Kim Hok.

Acara tersebut dihadiri  Ketua Permabudhi Sumut Wong Chun Sen Tarigan,  Ketua PTITD dan MARTRISIA Komda Sumut Budi Malem, Pemilik Vihara Kushinara, Acui, Pengurus Vihara Kushinara, Apoi dan Humas Vihara Kushinara yang juga Ketua PSMTI Belawan, Lee Kim Hok  dan para relawan, donatur, dan masyarakat umum .

Kegiatan tersebut disemarakkan dengan peragaan  atau atraksi Tatung dari Balawan sekitarnya. ( Mabhirink Gutul )