OJK Sumut Dukung Pengembangan Ekonomi Daerah Melalui Sektor Kelapa Sawit

oleh

 

 

Rimbunnews.com – Labusel – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara, Khoirul Muttaqien, hadir dalam acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU)yang mengusung tema “Dukungan Industri Jasa Keuangan Terhadap Pengembangan Ekonomi Daerah Melalui Sektor Kelapa Sawit”.

Siaran pers yang diterima dari Kantor OJK Provinsi Sumut Selasa (30/7/2024) menyebutkan acara ini diadakan di Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, dan dihadiri olehberbagai pihak yang terkait dengan industri kelapa sawit di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Khoirul Muttaqien menyampaikan pentingnya sinergi antarapemerintah, lembaga keuangan, dan para petani untuk memaksimalkan potensiekonomi daerah melalui sektor kelapa sawit.

“Skema pengembangan Perkebunan sawitrakyat (Seraya) merupakan langkah progresif yang menjanjikan peningkatankesejahteraan petani dan kemajuan sektor Perkebunan sawit,” kata Muttaqien.

Baca juga  KPPU Ingatkan Pelaku Usaha Ciptakan Iklim Persaingan Usaha Yang Sehat di Kabupaten Batu Bara 

Dengan Kerjasama terkoordinasi antara asosiasi Perkebunan sawit, koperasi, perbankan, BPJS Ketenagakerjaan, dan pemerintah daerah, skema ini akan memfasilitasi akses petani sawit rakyat ke arah pembiayaan yang lebih baik, efisien, berkelanjutan, dan tanggap perlindungan petani/pekerjanya.

“Saya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Industri Jasa Keuangan terhadap Pengembangan Ekonomi Daerah, yang dalamkesempatan ini didukung oleh PT BPD Sumatera Utara dan BPJS Ketenagakerjaan, demi mensukseskan program Seraya ini,” ujar Muttaqien.

Bupati Labuhanbatu Selatan, H Edimin dalam sambutan juga menegaskan pentingnyaperan pemerintah daerah dalam mendukung sektor kelapa sawit.

“Kerja sama dengan OJK ini diarahkan untuk peningkatan literasi dan inklusi keuangan dan pemberdayaan melalui fasilitasi dan akses perbankan yang lebih mudah. Dengan demikian kita tidak hanya memberikan pelindungan tetapi kita juga melakukan pemberdayaan dan penguatan kapasitas.

Baca juga  Polisi Bertindak Cepat, 4 Pelaku Genk Motor Diamankan

Harapannya, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dengan BPJS Ketenagakerjaan dan PT BPD Sumatera Utara dapat memperkuat ekosistem logistic para pekerja Indonesia di Kabupaten Labuhanbatu Selatan khususnya untuk mendukung keselamatan pekerja.” jelas H. Edimin.

Acara ini juga diisi dengan penyerahan simbolis mock-up penyaluran Kredit UsahaRakyat (KUR) kepada kelompok tani, yang dilakukan oleh Bupati Labuhanbatu Selatandan diterima oleh debitur KUR dari Bank Sumut.Rimbunnews.com

Hal ini merupakan langkah nyatadalam memberikan dukungan finansial kepada petani untuk mengembangkanusahanya.

Selain itu, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari Kelompok Tani,Offtaker Kelapa Sawit, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Para pesertamendapatkan edukasi dan pengembangan kapasitas (capacity building) melaluiberbagai sesi.

Baca juga  Polresta Deli Serdang Intensifkan Program Jumat Curhat untuk Solusi Permasalahan Masyarakat

Termasuk paparan tentang edukasi keuangan, kewaspadaan terhadap investasi bodong dan pinjaman online ilegal oleh OJK, serta skema pembiayaan KUR Seraya oleh PT BPD Sumatera Utara.

BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan informasi mengenai Jaminan Sosial bagi Petani Sawit, yang penting untukperlindungan tenaga kerja di sektor ini. Dinas Pertanian Kabupaten LabuhanbatuSelatan turut serta memberikan pengembangan kapasitas bagi petani yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola perkebunan sawit secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Penandatanganan MoU ini merupakan langkah awal dari kolaborasi yang diharapkandapat membawa perubahan signifikan bagi sektor perkebunan sawit dan kesejahteraanpekerja di Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Dengan dukungan penuh dari berbagaipihak, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagimasyarakat setempat.  ( Mabhirink Gutul)